2,4 Juta Guru telah Verifi kasi UKG

Bay/Ant/H-1
21/10/2015 00:00
2,4 Juta Guru telah Verifi kasi UKG
(FOTO ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)
DIRJEN Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Sumarna Surapranata menyatakan sekitar 2,4 juta guru telah melakukan verifikasi dan validasi untuk menjadi peserta Uji Kompetensi Guru (UKG). UKG akan digelar pada 9-27 November mendatang.

Pranata mengemukakan, pada 19 Oktober 2015, peserta UKG yang sudah melakukan verifikasi dan validasi mencapai 2.440.689 orang dan yang belum melakukan verifikasi sekitar 264.521 orang. "Batas akhir konfirmasi dan verifikasi data mata pelajaran dan jenjang mengajar paling lambat tanggal 23 Oktober 2015. Untuk itu, para guru segera menghubungi dinas pendidikan kabupaten dan kota setempat untuk verifikasi data, penentuan tempat uji kompetensi, dan penetapan waktu ujian," ujarnya di Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, tujuan UKG untuk pemetaan, kompetensi, dan mengetahui materi pelatihan yang akan diberikan kepada guru guna meningkatkan kemampuan mengajar. Di sisi lain, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Sulistyo menilai UKG tidak mampu menentukan kompetensi guru. "UKG hanya mampu mengukur dua kemampuan guru, yakni pedagogis dan profesionalnya saja. Sementara aspek lainnya tidak dinilai," ujar Sulistyo, dalam konferensi pers di Jakarta, kemarin.

Padahal, guru mempunyai empat kemampuan yang seharusnya dinilai, yakni pedagogis, profesional, sosial, dan kepribadian. Dua aspek terakhir tidak bisa dinilai oleh UKG dan sangat mempengaruhi kinerja guru. "Tidak adil kalau UKG hanya digunakan untuk menilai guru. " PGRI juga keberatan jika hasil kompetensi dipublikasikan karena berpotensi untuk merendahkan guru, terutama jika nilainya di bawah standar. "Hal itu akan meruntuhkan kepercayaan orangtua pada guru."Menurut dia, jika UKG untuk pemetaan, semestinya tidak perlu diberlakukan untuk semua guru.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya