TELUR omega 3 karya pakar ayam dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ini memiliki keunggulan kandungan DHA dan EPA yang 10 kali lebih tinggi bila dibandingkan dengan telur normal.
Sang peneliti, Profesor Iman Rahayu Hidayati Soesanto, memberikan suplemen pakan ayam hasil penelitiannya berupa campuran bahan limbah perebusan ikan sarden yang mengandung omega 3, 6, dan 9 dengan ampas tahu sebagai filler (pengisi).
Telur tersebut mengandung Super DHA, omega 3, serta betakaroten yang berguna untuk meningkatkan kecerdasan otak pada anak dan balita, serta menjaga kesehatan tubuh.
DHA atau docosahexaenoic acid dan EPA (eicosapentaenoic acid) merupakan asam lemak esensial yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.
"Suplemen pakan ayam mengandung omega 3 ini sudah dipatenkan dengan nomor ID P 0023652," kata dia.
Saat ini telur omega 3 tersebut telah menembus pasar Jabodetabek dengan label DPremium.
Menurut Prof Iman, telur omega 3 memiliki karakter khusus yang tidak dimiliki telur biasa, yakni warna kuning lebih pekat karena mengandung B-caroteen (betakaroten) yang akan semakin menambah selera makan.
Tidak hanya itu, kuning telur memiliki selaput yang kuat dan tidak mudah pecah sehingga omega 3 tersebut tetap dalam kondisi baik dalam kuning telur.