Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BANYAK seniman yang berkonsentrasi 'go global' ke Eropa, Amerika Serikat, atau Australia. Namun, menurut musisi Gilang Ramadhan, jarang yang melirik Selandia Baru sebagai suatu peluang.
Padahal, drummer berusia 53 tahun itu mengaku belajar banyak dari pengalamannya mentas di 'Negeri Kiwi' itu.
"Biasanya setiap habis festival musik, tempatnya pasti kotor. Tapi, saya lihat di sana, masuk tempat festival, ada banyak tong sampah disiapkan. Anak-anak yang keliling, tidak buang sampah dimana-mana, behaviour itu sudah diajari sedari kecil," ujarnya dalam acara penutupan Program Pegiat Budaya 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Jakarta, Selasa (6/12) petang.
Hal lain yang ia kagumi adalah sarana dan prasarana yang memadai.
Dikisahkan Gilang, ia tidak bisa membawa kru pada saat manggung di Auckland, ibu kota Selandia Baru, karena keterbatasan biaya. Alhasil, ia sendiri yang mesti mengangkut-angkut perlengkapannya.
"Tapi pas angkut, kendaraan untuk bawa-bawa box saya sangat gampang, praktis. Sampai di lapangan tempat acara pun, barangnya mudah dipindahkan, jadi sangat nyaman," tutur putra wartawan dan penulis biografi Ramadhan KH tersebut.
Ia menambahkan, soal keragaman seni budaya, Indonesia tidak kalah dari negara manapun, termasuk Selandia Baru. Hanya, Gilang menilai pemasaran yang dilakukan seniman Tanah Air, lemah untuk keluar negeri.
"Maka itu mungkin bisa bekerja sama dengan orang-orang di Auckland karena manajemen mereka sangat rapi, dan networking pun lebih luas," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved