PEMIMPIN
Soviet Mikhail Gorbachev meraih penghargaan Nobel Perdamaian berkat
usahanya mengakhiri Perang Dingin. Sejak berkuasa pada 1988, Gorbachev
banyak mengonsentrasikan usahanya kepada perencanaan reformasi domestik
dengan meraih pemahaman kebijakan luar negeri (dunia nonkomunis).
Beberapa
capaiannya antara lain empat pertemuan tingkat tinggi bersama Presiden
Reagan, termasuk pertemuan pada 1987 yang isinya berupa pelucutan misil
jarak menengah milik AS dan Soviet di Eropa.
Ia juga memulai
penarikan tentara Soviet di Afghanistan pada 1988 dan menggunakan
tekanan diplomatik kepada Kuba dan Vietnam agar mereka segera menarik
pasukan dari Angola dan Kamboja.