ANWAR Sadat terpilih menjadi
presiden ketiga Mesir. Ia menjabat sejak 15 Oktober 1970 hingga
peristiwa pembunuhan pada 6 Oktober 1981.
Anwar Sadat lahir pada
25 Desember 1918 di Mit Abu al-Kum, al-Minufiyah, Mesir, dalam
lingkungan keluarga yang miskin dengan 13 orang bersaudara. Ayahnya
merupakan orang Mesir dan ibunya warga Sudan.
Ia lulus dari
Akademi Militer Kerajaan di Kairo pada 1938 dan ditunjuk menjadi
pemimpin kesatuan militer. Ia masuk militer sebagai letnan dua dan
ditempatkan di Sudan. Ketika itu Mesir dan Sudan merupakan satu negara.
Di sana ia bertemu Gamal Abdul Nasser dan beberapa perwira junior.
Kemudian
mereka membentuk gerakan rahasia prajurit pembebasan yang berkomitmen
membebaskan Mesir dari dominasi Inggris dan korupsi keluarga kerajaan.
Kelompok perwira pembebasan kemudian menggulingkan dinasti Muhammad Ali
pada Revolusi Mesir 1952. Sadat menjadi orang kepercayaan Gamal Abdul
Nasser, yang ia gantikan sebagai presiden pada 1970.
Dalam masa
11 tahun kepemimpinannya sebagai presiden, ia melakukan sejumlah
perubahan, yang diawali dari beberapa prinsip ekonomi dan politik
nasserisme melalui penataan sistem multipartai. Kepemimpinannya pada
Perang Oktober 1973 dan pengembalian Semenanjung Sinai menjadikan ia
seorang pahlawan Mesir.
Kunjungannya ke Israel yang berujung pada
kesepakatan damai Mesir-Israel membuat dia dianugerahi Peace Abbey
Courage of Conscience pada 11 September 1991. Meski demikian, tindakan
itu tidak populer di mata dunia Arab dan kaum islamis. Mesir akhirnya
dikeluarkan dari Liga Arab.