PESAWAT Boeing 707 jatuh di Santa Cruz dan menewaskan 100 orang. Pesawat ini menabrak gedung di pusat kota dan menghancurkan lapangan sepak bola yang dekat dengan landasan pesawat terbang. Pesawat ini kehilangan kendali pada satu dari empat mesinnya setelah tinggal landas pada pukul 13.30 waktu setempat.
Pemerintah mengatakan bahwa kecelakaan ini merupakan kecelakaan terparah yang pernah terjadi. Petugas penerbangan Bolivia mengatakan bahwa beberapa orang sempat mendengar bunyi ledakan sebelum pesawat ini jatuh dan mereka melihat api pada salah satu mesin di sayap kiri. Rongsokan pesawat kemudian jatuh mengenai sebuah toko dan akhirnya menghancurkan lapangan sepak bola yang sedang digunakan.
Beberapa penonton meninggal dunia dan delapan anak yang berada di ruang ganti mengalami sesak napas akibat asap rongsokan pesawat. Pesawat ini dimiliki Jet Power Inc, Miami, Florida, dan sedang disewa perusahaan penerbangan nasional Llyod Aereno Boliviano. Saat kecelakaan ini terjadi, pesawat sedang membawa mesin minyak dan beberapa kargo menuju Santa Cruz dari Houston, Texas.