Bye Auckland! Pegiat Budaya Tuntaskan Program di Selandia Baru

Irana Shalindra
05/12/2016 16:44
Bye Auckland! Pegiat Budaya Tuntaskan Program di Selandia Baru
(MI/IRANA SHALINDRA)

PARA peserta program Pegiat Budaya 2016 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) resmi mengakhiri kegiatan studi mereka di Selandia Baru pada Sabtu (3/12). Para peserta diharap dapat menindaklanjuti hasil belajar mereka kelak di komunitas masing-masing.

Keinginan itu dikemukakan Pro-Vice Chancellor Auckland University of Technology (AUT) Nigel Hemmington pada saat acara penyerahan sertifikat dan perpisahan dengan para pegiat budaya, di Kompleks AUT, Auckland.

"Semoga kalian pulang dengan semangat baru. Kami akan ke Indonesia tahun depan untuk melihat apa yang kalian lakukan dan rencanakan, khususnya untuk pelestarian budaya," ujar Hemmington.

Dalam kesempatan itu, maestro tari topeng Losari Nur Anani mengamini keinginan Hemmington. "Yang paling penting ialah bagaimana kita pulang membawa sesuatu, yang bisa kita aplikasikan, untuk pribadi maupun umum," kata Nur.

Sementara itu, Koordinator Pegiat Budaya Dwi Cahyono meminta kerja sama yang mulai terbina jangan lantas sirna sepulang para pegiat budaya ke Tanah Air.

Dalam kesempatan itu, Lester Finch, Project Manager International Relations & Development AUT memberi kabar gembira. Tahun depan, pihaknya akan menjadi tuan rumah Auckland Indonesia Festival 2017. "Dan siapa yang ingin kami undang mengisi festival? Anda sekalian!" serunya disambut riuh delegasi Pegiat Budaya.

Fasilitator dari Kemdikbud, Cyti Daniela Aruan, Sekretaris Program Beasiswa Unggulan dan Darmasiswa RI, mengatakan para pegiat budaya yang berminat melanjutkan studi atau kolaborasi di Selandia Baru, pihaknya telah menyiapkan beasiswa.

"Jadi jangan alergi dengan pemerintah. Sekarang akses pun lebih mudah," ujarnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya