Riset Maritim Kurang Diperhatikan

Mut/H-1
03/12/2016 04:01
Riset Maritim Kurang Diperhatikan
(ANTARA/Asep Fathulrahman)

HASIL riset di bidang maritim dan kelautan masih kurang mendapat perhatian kalangan dalam negeri.

Padahal, tidak sedikit produk inovasi yang dihasilkan dari riset anak bangsa telah dimanfaatkan pihak asing di luar negeri.

Sekadar contoh, ikan patin pasupati hasil pemuliaan dari Balai Penelitian Pemuliaan Ikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) justru banyak dipasarkan di Vietnam.

"Waktu itu kita kerja sama penelitian yang dananya dibiayai Prancis. Sudah kita sebarkan ke masyarakat dan dunia usaha, entah kenapa akhirnya berhenti," ujar Kepala Balai Penelitian Pemuliaan Ikan KKP Bambang Gunadi di Jakarta, kemarin.

Selain patin, hasil persilangan ikan nila hitam nirwana betina dan ikan nila biru jantan yang disebut ikan nila srikandi berhasil menembus penjualan tertinggi di pasar global lewat penanaman modal asing (PMA) dari Norwegia.

Sayangnya, pemasaran masih didominasi eksportir perusahaan asing.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya