Tikus Hidung Babi dari Sulawesi Tengah

BBC/dailymail. co.uk/Grt/Zic/L-2
10/10/2015 00:00
Tikus Hidung Babi dari Sulawesi Tengah
(LIPI)
INILAH dia tikus hidung babi.

Genus baru itu ditemukan tim ilmuwan gabungan dari Museum Zoologi, Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lousiana State University, dan Museum Victoria baru-baru ini.

Para ilmuwan menemukan tikus hidung babi di hutan perawan wilayah Toli-Toli, Sulawesi, yang jarang dijamah manusia.

Penemuan tikus unik tersebut membuktikan penyebaran tikus cecurut yang ternyata bisa mencapai wilayah lebih ke utara dan lebih tinggi daripada yang diduga.

Tikus hidung babi ditemukan di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, sedangkan hingga saat ini cecurut ditemukan hanya pada ketinggian di bawah 1.500 meter di atas permukaan laut.

Yang membedakan dari spesies tikus Indonesia lainnya ialah ukuran hidung tikus babi yang lebih besar, datar, dan berwarna merah muda dengan moncong hidung menghadap ke arah depan.

Secara morfologi, takson itu lebih mirip dengan kelompok tikus endemik Sulawesi yang umumnya dikenal sebagai tikus cucurut.

Kelompok itu dicirikan dengan mulut yang panjang, pemakan daging, dan termasuk di dalamnya ialah genus Echiothrix, Melasmothrix, Paucidentomys, Sommeromys, dan Tateomys.

Hasil riset tersebut dipublikasikan di Journal of Mammalogy edisi Oktober 2015.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya