PESAWAT luar angkasa NASA, New Horizons, telah berhasil melewati Pluto pada Juli lalu.
Tujuan New Horizons ialah mengambil gambar dari planet kerdil itu dan mengirimkannya ke Bumi.
Minggu lalu, pesawat canggih itu mengirimkan gambar yang menunjukkan Pluto memiliki langit berwarna biru.
Hal itu diumumkan NASA pada Rabu (7/10).
Para peneliti menyebutkan partikel yang ada di lapisan atmosfer Pluto sebenarnya memiliki warna merah dan abu-abu.
Meskipun begitu, partikel tersebut memancarkan warna biru.
Hal itulah yang membuat para peneliti menjadi heboh. Pluto merupakan planet kerdil yang berada di ujung tata surya dalam sebuah zona yang disebut Kuiper Belt atau Sabuk Kuiper.
"Siapa sangka langit di Sabuk Kuiper berwarna biru? Langit itu terlihat mengagumkan," kata Alan Stern, kepala ilmuwan untuk New Horizons.
New York Post melaporkan warna kebiruan itu akan membantu para ilmuwan untuk mengetahui besar dan komposisi dari partikel yang ada di sekitar lapisan atmosfer Pluto.
Selain langit berwarna biru, para ilmuwan menemukan keberadaan potongan es di permukaan Pluto.
Uniknya, potongan es itu berwarna merah.
Para ilmuwan menyebutkan, mereka tidak yakin mengapa es ditemukan di Pluto, tetapi tidak di planet lain.