Kemendikbud Klaim Guru dan Siswa Senang UN Dimoratorium

Depi Gunawan
30/11/2016 19:25
Kemendikbud Klaim Guru dan Siswa Senang UN Dimoratorium
(ANTARA/Lucky R.)

RENCANA Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi yang akan melakukan moratorium pelaksanaan ujian nasional (UN) mulai dari tingkat SD hingga SMA/SMK sederajat akan segera diproses.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Hamid Muhammad menyampaikan pihaknya akan bertemu dengan DPR untuk membahas penangguhan UN ini besok, Kamis (1/12).

"Besok kita rapat dengan DPR, kemudian rapat kabinet terbatas dengan Presiden dan semua anggota kabinet lain yang dijadwalkan minggu depan. Baru setelah itu diputuskan," ungkap Hamid di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan SMP dan SMA Darul Hikam Kampus Dago Giri di Desa Mekarwangi, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (30/11).

Meski baru sebatas wacana, dia mengklaim sudah banjir dukungan dari guru dan siswa untuk moratorium UN. "Kemarin sih dengar respons dari guru dan siswa rata-rata mereka senang," bebernya.

Hamid menyatakan, pihaknya telah mengevaluasi UN yang telah dilaksanakan selama beberapa tahun ke belakang. Dalam evaluasi itu, UN ternyata hanya dijadikan sebagai pemetaan dan untuk alat seleksi melanjutkan pendidikan berikutnya.

Untuk sekali pelaksanaan UN pun, kata dia, bisa menghabiskan anggaran yang sangat besar mencapai Rp500 miliar per tahun. Itu yang menjadi alasan mengapa UN sebaiknya dihentikan sementara dan diganti dengan alternatif pengganti UN.

"Kalau fungsinya hanya untuk pemetaan mutu, sedangkan untuk pemetaan mutu kan sebenarnya bisa dilakukan dengan sampling, tidak harus semua sekolah menggelar UN, "tuturnya. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya