Kesetaraan Gender demi Seks Sehat

MI
07/10/2015 00:00
Kesetaraan Gender demi Seks Sehat
(Ilustrasi---THINKSTOCK)
PERNYATAAN bahwa perempuan bukan makhluk seks merupakan kekeliruan. Pada dasarnya, baik laki-laki maupun perempuan sama-sama membutuhkan seks.

"Karena kesalahkaprahan ini, perempuan sering kali tidak merasa bertanggung jawab atas kebahagiaan seksualnya sendiri," ujar seksolog Zoya Amirin dalam bincang-bincang kesehatan seksual bertema Equality in the bedroom: the art of pleasure, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, setiap pribadi bertanggung jawab atas kebahagiaan seksual diri sendiri. Jangan pernah menyalahkan pasangan jika terjadi ketidakpuasan di atas ranjang. "Suami istri harus bertanggung jawab. Mulailah berkomunikasi dan jangan berasumsi pasangan kita bisa membaca pikiran.

"Hal senada disampaikan dokter dari Angsamerah Clinic, Nurlan Silitonga. Dia menilai salah kaprah dan kesenjangan gender dalam pengalaman seks telah memicu banyak masalah, dari penyakit menular seksual, disfungsi seksual, sampai kekerasan dalam rumah tangga.

"Yang terpenting, hargai diri terlebih dahulu, kenali tubuh sendiri lalu komunikasikan dengan pasangan, bagaimana ingin disentuh. Kalau ada gangguan pada organ seks, segera obati, bukan menghentikan kegiatan seks," sarannya.(Try/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya