CALON presiden dari Demokrat, John F Kennedy, dan Wakil Presiden AS Richard Nixon menarik atensi publik ketika keduanya berdebat perihal kebijakan luar negeri AS. Mengarah kepada topik perang dingin, debat tersebut dibagi dalam tiga pembahasan. Pertama mengenai Kuba, Nixon menyebut Kuba pantas men-dapatkan kebebasannya sendiri, sedangkan Kennedy berpendapat tidak seharusnya Kuba jatuh ke komunis seperti Fidel Castro.
Kedua ialah perihal jatuhnya pesawat mata-mata AS di Uni Soviet dan pembatalan konferensi AS-Uni Soviet. Kennedy berpendapat jatuhnya pesawat AS bukan alasan menghentikan konferensi itu, tapi Nixon mengatakan Uni Soviet memang tidak berniat untuk bertemu AS. Sesi terakhir memperlihatkan kedua kandidat saling mengkritik secara umum kebijakan luar negeri masing-masing. Walau Nixon dinilai memenangi debat oleh media, Kennedy lah yang kemudian berhasil menjadi Presiden AS pada pemilu pada November tahun itu.