Diabetes Kerap tidak Disadari

Mut
18/11/2016 04:15
Diabetes Kerap tidak Disadari
()

DIABETES masih menjadi permasalahan serius di tingkat global, termasuk di Indonesia.

Berdasarkan Diabetes Atlas 7th Edition, pada 2015 terdapat 415 juta orang dewasa hidup dengan diabetes.

Diperkirakan, jumlahnya meningkat hingga 642 juta jiwa pada 2040.

Menurut Ketua Perkumpulan Endokrinologi Indonesia Achmad Rudjianto, 50% penyandang diabetes tidak menyadari mereka mengidap penyakit itu.

Mereka belum terdiagnosis karena tidak merasakan gejala mengganggu.

Umumnya, penderita diabetes baru terdiagnosis ketika sudah mengalami komplikasi.

"Mereka tidak menyadari karena gejala diabetes awalnya memang begitu ringan," ujarnya dalam workshop media bertajuk Cegah, Obati, dan Lawan Diabetes di Jakarta, kemarin.

Saking ringannya, lanjut Achmad, sering kali gejala itu terabaikan, sedangkan diabetes diam-diam merusak fungsi berbagai organ tubuh hingga menimbulkan komplikasi, bahkan bisa sampai menimbulkan kebutaan atau terpaksa mengalami amputasi kaki.

"Selain faktor keturunan, pola makan tidak seimbang serta kurangnya aktivitas fisik bisa jadi pemicu. Apalagi, di era modern sekarang ini, orang didorong untuk banyak makan tapi minim aktivitas," timpal Ketua Persatuan Diabetes Indonesia Agung Pranoto.

Menurut Agung, kemajuan teknologi serta tersedianya berbagai fasilitas menjadikan anak makin malas bergerak.

Akibatnya, risiko diabetes tipe 2 yang dulu baru meningkat di usia 30-an tahun ke atas kini juga mulai dialami anak-anak.

Pada kesempatan sama, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tidak Menular Kementerian Kesehatan Lily S Sulistyowati menyampaikan sejatinya 70% kasus diabetes tipe 2 itu bisa dicegah.

Caranya dengan menerapkan pola hidup sehat.

"Pemerintah akan terus berupaya menyosialisasikan gerakan hidup sehat. Salah satunya dengan memberikan pemeriksaan gula darah gratis bagi masyarakat." (Mut/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya