I3E, Ajang Bertemunya Para Penemu

Fachry Prayasi
17/11/2016 20:19
I3E, Ajang Bertemunya Para Penemu
(MI/Permana)

MENTERI Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, resmi membuka Pameran Indonesia Innovations and Innovators Expo (I3E) 2016 yang berlokasi di Grand Metropolitan Mall Bekasi.

Acara yang berlangsung selama 4 hari tersebut diisi oleh pameran inovasi para anak negeri dalam menciptakan lebih dari 100 produk berbasis teknologi.

Produk inovasi yang dipamerkan mencakup 8 bidang fokus yaitu pangan, kesehatan dan obat, teknologi informasi dan komunikasi, energi, transportasi, bahan baku dan material maju, juga maritim. Seluruhnya adalah para inovator binaan dari Ditjen Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, sebagian lainnya binaan dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Booth-booth para inovator yang mendominasi lantai dasar mal turut memperlihatkan hasil-hasil temuan yang bisa langsung dilihat oleh para pengunjung yang datang.

Beberapa di antaranya ialah B-Smart, sebuah aplikasi keyboard braille berbasis Android yang bisa digunakan penyandang tunanetra dalam mengetik pesan. Lalu ada E-Ticketing Mobile yang memudahkan para pebisnis transportasi untuk mencetak faktur untuk segala transaksi lapangan di banyak titik secara real time. Juga Helion, sebuah BTS pemancar sinyal yang berbentuk balon helium, dan banyak lainnya.

Dalam sambutannya, Nasir berharap segala temuan baru itu bisa memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri dalam memperkuat perekonomian Indonesia. "Setelah ditemukan, kami akan terus mengawal segala temuan karya anak bangsa ini untuk nantinya bisa bersaing dengan segala produk yang datang dari luar negeri," ujarnya.

Di sisi lain, GM Grand Metropolitan Mall, Augusman Turnip, mengaku pihak mal selaku fasilitator menyambut baik segala temuan-temuan produk lokal tersebut. Terlebih, banyak dari temuan tersebut juga bisa terintegrasi dengan kebutuhan para tenan.

"Segala yang dipamerkan di sini adalah yang dibutuhkan masyarakat. Kami sebagai pusat perbelanjaan menjadi media pertemuan antara si pembuat produk dengan customernya," jelas Agus. (X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya