14 November, Bulan di Posisi Terdekat dengan Bumi

MMI/H-3
08/11/2016 06:11
14 November, Bulan di Posisi Terdekat dengan Bumi
(THINKSTOCK)

BULAN dilaporkan berada pada titik terdekat dengan bumi pada Senin (14/11).

Pada saat itu, bulan akan terlihat berukuran lebih besar daripada biasanya. Fenomena yang disebut supermoon ini merupakan fenomena langka yang sebelumnya terjadi pada 1948.

Diperkirakan, fenomena ini baru akan kembali terjadi pada 25 November 2034.

Penyebab fenomena supermoon ialah lintasan atau orbit bulan tidak berupa lingkaran sempurna, tetapi berbentuk lonjong atau elips.

Bentuk lintasan tersebut membuat bulan memiliki titik terjauh dan terdekat dengan bumi.

Fenomena supermoon kali ini memang sangat spesial karena bulan berada di posisi terdekatnya, bahkan diperkirakan lebih dekat daripada fenomena supermoon yang terjadi sebelumnya.

Sayangnya, menurut Gizmodo, fenomena ini hanya akan terlihat di wilayah pantai timur Amerika Serikat.

Selain itu, menurut NASA Planetary Program Executive, Gordon Johnston, supermoon juga akan sulit dilihat dengan mata telanjang.

Anda tetap harus membutuhkan teleskop dan alat ukur untuk mengetahui perbedaannya dari bulan biasa.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya