E-Warong Bisa Tekan Angka Warga Miskin

02/11/2016 07:30
E-Warong Bisa Tekan Angka Warga Miskin
(MI/Ramdani)

PROGRAM Elektronik Warung Gotong Royong (E-Warong) diyakini Pemkot Sukabumi, Jawa Barat, bisa menekan angka warga miskin. Hingga saat ini, jumlah warga miskin di Kota Sukabumi tercatat sebanyak 24.200 jiwa.

"Tentu saja, ini (program E-Warong) kan tujuannya untuk menanggulangi angka kemiskinan. Jumlah warga miskin di Kota Sukabumi sendiri trennya setiap tahun selalu menurun karena banyaknya program bantuan dari pemerintah. Satu di antaranya E-Warong," terang Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Sukabumi, Rudi Djuansyah, sesuai menghadiri rapat koordinasi pembahasan proyek percontohan E-Warong di Op Room Setda Kota Sukabumi, Selasa (1/11).

"Penerima manfaatnya ialah yang tercatat sebagai penerima bantuan PKH (Program Keluarga Harapan)," terangnya.

Setiap penerima program E-Warong ini akan mendapatkan identitas seperti kartu ATM dengan nominal deposit yang sudah ditentukan. Kartu itu nantinya digunakan warga untuk berbelanja kebutuhan di E-Warong. "Mereka (warga penerima program) tinggal menggesek kartu itu setelah berbelanja," ucapnya.

Tahun depan Kota Sukabumi merupakan satu di antara 43 kota lainnya di Indonesia yang dipercaya pemerintah pusat meluncurkan program bantuan pangan nontunai.

Sejak digelar rapat koordinasi di Bogor beberapa waktu lalu, Pemkot Sukabumi mulai gencar melakukan berbagai tahapan yang mesti ditempuh.

E-Warong harus sudah terbentuk Desember 2016. Jumlahnya ditentukan berdasarkan kebutuhan. Sesuai ketentuan, satu E-Warong harus mewakili kebutuhan 500-1.000 penduduk.

"Kalau hitungan kami, minimalnya satu kecamatan itu terdapat tiga E-Warong. Jadi kita menghitung wilayah sebanyak 7 kecamatan, berarti di Kota Sukabumi membutuhkan sekitar 21 E-Warong. Kalau di satu kecamatan hanya terdapat satu E-Warong, dikhawa-tirkan menyulitkan masyarakat," pungkas Kabag Perekonomian Setda Pemkot Sukabumi, Cecep Mansyur, Selasa (1/11). (BB/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya