Berhenti Menyetir Picu Depresi

29/10/2016 06:10
Berhenti Menyetir Picu Depresi
(Ilustrasi---MI/Tiyok)

PENELITIAN tim dari University of Queensland, Australia, menemukan perempuan yang menginjak masa tua dan berhenti mengemudi lebih mungkin mengalami stres.

"Mereka lebih rentan terhadap depresi daripada pria di usia yang sama," kata ketua tim peneliti Nancy Pachana.

Menurut dia, meski mereka rentan depresi, kesehatan mental tetap bisa diatasi dengan mempertahankan gaya hidup sosial mereka, seperti aktif dalam kegiatan seni teater, keagamaan, dan olahraga. "Ada rasa kehilangan kontrol dan kemerdekaan ketika mereka berhenti mengemudi. Karena itu, penting mengambil kegiatan sosial sebagai alternatif," ujar Pachana. (Xinhua/Ths/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya