Rektor Unair Tantang KPK Buktikan Suap Pilrek

Metro TV
28/10/2016 09:19
Rektor Unair Tantang KPK Buktikan Suap Pilrek
(Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Mohammad Nasih -- Dok. Universitas Airlangga)

REKTOR Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Mohammad Nasih menantang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membuktikan kasus dugaan suap dalam pemilihan rektor (pilrek) di sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN).

Nasih mengatakan jika memang memiliki bukti-bukti atau informasi awal yang cukup kuat, KPK perlu menindak lanjuti agar kasus tersebut tidak mengambang.

"Pembuktian KPK sangat diperlukan agar ini tidak menjadi isu liar yang tidak terkendali. Apabila sangkaan yang ditujukan benar-benar terjadi, silakan hukum yang bicara," ujar nasih kepada Metro TV di gedung rektorat Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (28/10).

Di sisi lain, Nasih tidak terlalu masalah dengan porsi suara Menteri Riset Teknologi dan pendidikan Tinggi hingga 35% dalam proses pemilihan rektor. Ia mengaku percaya dengan integritas Menristekdikti untuk tidak menggunakan kewenangannya itu demi kepentingan tertentu.

"Yang menjadi permasalahan justru adanya penumpang gelap yang kerap mengklaim dapat menjadikan seseorang sebagai rektor," cetusnya.

Di beritakan sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo setelah bertemu Ombudsman, Kamis (27/10) menyebut ada yang tidak transparan dalam pemilihan rektor di sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Agus mengindikasikan ada kasus dugaan suap dalam pemilihan rektor di sejumlah PTN tersebut, dan menyatakan KPK siap masuk bila memang ada informasi dan bukti awal yang cukup. (Metro TV/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya