Narkoba Bahayakan Jantung

27/10/2016 10:23
Narkoba Bahayakan Jantung
(Ist)

PENYALAHGUNAAN narkoba secara ilegal dan berkelanjutan memberikan efek negatif terhadap sistem organ tubuh, bahkan berakibat fatal dan menyebabkan kematian. Organ jantung merupakan salah satu organ yang
dapat terganggu akibat penyalahgunaan narkoba.

"Efek yang terjadi pada jantung dapat beragam, mulai dari gangguan ringan hingga berat, dan dapat menyebabkan kematian," ujar Dr. Teuku Istia Muda Perdana, SpJP, FIHA dari RS Jantung Diagram Siloam Hospital Group, Jakarta, Rabu (26/10). Kelompok zat terlarang yang pertama yakni kokain, amfetamin, dan ekstasi. Ketiga jenis zat ini memberikan efek serupa terhadap jantung yaitu menyebabkan peningkatan hormon katekolamin sehingga jantung bekerja lebih keras.

Efek jangka panjang dari penggunaan zat itu berupa kerusakan seperti robekan pada dinding pembuluh darah, baik pembuluh darah arteri yang besar maupun pembuluh darah koroner. "Selain itu, dapat terjadi kerusakan pada otot jantung yang dapat mengganggu fungsi pompa jantung serta irama jantung, baik denyut jantung menjadi sangat cepat hingga henti jantung," tambah dokter spesialis jantung itu.

Kelompok zat yang kedua yaitu LSD dan psilocybin (dikenal dengan nama mushroom) yang bersifat halunisasi. Efek zat ini terhadap jantung berupa peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Tapi, kadar peningkatan
yang ditimbulkan tidak sejauh seperti yang disebabkan oleh golongan kokain dan amfetamin. "Efek yang jarang terjadi tetapi cukup serius adalah gangguan irama jantung berupa takiaritmia, di mana denyut jantung
meningkat menjadi sangat cepat," katanya.

Golongan berikutnya yaitu morfin dan ganja. Zat ini akan menyebabkan ketergantungan. Morfin memberikan sensasi fly pada penggunanya. Semakin tinggi dosis yang dikonsumsi, semakin besar efek dari morfin dalam
menurunkan kerja jantung. Gangguan lain ditemukan pada pengguna morfin ialah edema paru yaitu kondisi paru-paru terendam cairan yang dapat berakibat fatal.

Golongan ganja pada penggunaan dosis yang tinggi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah dan denyut jantung. Penggunaan ganja membuat tekanan darah menurun dan jantung menjadi lambat. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya