Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI sudah cukup lama berlalu, tragedi rubuhnya pabrik garmen di Bangladesh pada April 2013 lalu ternyata masih menyisakan bekas bagi banyak pekerja fesyen internasional.
Tak sedikit desainer dunia, sejak peristiwa itu, memilih mendukung revolusi fesyen dalam berkarya. Hal itu juga yang menjadi inti penampilan rancangan karya Richard Malone asal Inggris yang berkolaborasi dengan Frej asal Indonesia.
Kolaborasi keduanya 'mengguncang' gelaran Jakarta Fashion Week 2016, Rabu (26/10). Mereka seperti ingin menyampaikan pesan bahwa revolusi fesyen bukan sekadar jargon. Revolusi itu pada intinya mengajak desainer agar merancang dan memproduksi produk fesyen dengan mempertimbangkan aspek lingkungan serta dampak sosial yang ditimbulkan.
Selama ini, industri yang terkesan gemerlap tersebut banyak mendapat sorotan lantaran menghasilkan banyak residu dari bahan tidak terpakai. Tak cuma itu, di balik proses produksi merek-merek mahal, ternyata tersimpan pula 'perbudakan terselubung' ketika pekerja industri ini dibayar jauh dari layak dan tidak menyejahterakan.
Richard Malone dan Frej memiliki kesamaan visi, memanfaatkan bahan yang biasanya tidak diinginkan dan hasil daur ulang. Koleksi Malone yang ditampilkan di JFW 2016 ialah koleksi yang sempat ia tampilkan pula di London Fashion Week dan Paris Fashion Week.
Potongannya yang berani dan didominasi asimetri, tampak klop dengan berbagai kalung dan anting-anting dari Frej. Meski hasil daur ulang, kemewahan karya mereka jelas kentara.
Dalam upaya mendukung revolusi industri fesyen, kepada Media Indonesia, Franky Wonkar yang mendesain perhiasan tersebut mengatakan mereka selalu berupaya memberikan tempat kerja yang nyaman bagi para pekerjanya. Itu aspek sosial yang mereka perhatikan selain memanfaatkan bahan baku daur ulang.
"Kami meyakini para pekerja lebih bahagia bila kita berkomunikasi dengan baik. Penting diingat bahwa cara kita bekerja dengan mereka, akan merefleksikan cara mereka bekerja untuk kita," tukasnya. (X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved