Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau mengklaim karhutla di provinsi tersebut turun secara drastis pada tahun ini.
Komandan Satgas Karhutla Provinsi Riau, Brigjen TNI Nurendi di Pekanbaru, Senin (24/10), mengatakan jumlah titik panas hingga bulan berjalan pada Oktober 2016 terjadi penurunan sampai 60%.
"Warga terus didera asap hampir 19 tahun, dan baru tahun ini turun hotspot (titik panas) 60% lebih. Tapi dengan kesadaran kita semua, keadaan jauh lebih damai, sehat, dan aman, tanpa asap," ucapnya.
Nurendi menyebut, upaya menekan titik panas serta titik api tidak terlepas dari upaya semua pihak dengan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kesadaran warga terutama di Riau. Salah satunya Pemprov Riau telah memperpanjang dengan menetapkan status siaga darurat karhutla selama enam bulan, terhitung 1 Juni-30 November 2016.
Cuaca juga dinilai mendukung upaya satgas karena prakiraan BMKG setempat, puncak La Nina terjadi di Oktober dan November tahun ini.
Namun, dia mengaku, masih banyak kekurangan dilakukan pihaknya. Meski satgas telah berjibaku padamkan titik api terutama muncul pada lahan gambut di Riau, hingga kini, masih saja ditemukan pihak sengaja bakar lahan.
"Jumlahnya memang tidak sebanyak tahun lalu. Tapi kita lebih waspada dan penegakan hukum makin kuat," terang Nurendi.
Kepala Badan Penanggulangan bencana Daerah Provinsi Riau, Edward Sanger, mengatakan, hingga pertengahan Oktober 2016 luas karhutla menjadi 3.810 hektare.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyatakan, sampai akhir Agustus terjadi penurunan karhutla di sejumlah wilayah Tanah Air atau tidak separah 2015. Jumlah titik panas tercatat secara nasional berkurang 70% hingga 90% dari periode yang sama di tahun lalu yakni dari 8.247 titik menjadi 2.356 titik. (Ant/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved