Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UTUSAN Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup Hashim Djojohadikusumo menegaskan pemberitaan terkait komitmen Indonesia untuk menghentikan seluruh penggunaan batu bara sebagai sumber energi listrik pada 2040, keliru. Pernyataan ini disampaikan Hashim untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang dianggap salah kutip, baik di media nasional maupun internasional.
“Saya ingin sampaikan hal penting. Ada pernyataan saya yang disalahkutip, seolah-olah Indonesia berkomitmen menutup semua pembangkit listrik berbasis batu bara paling lambat tahun 2040. Itu tidak benar. Saya tidak pernah mengatakan demikian,” ujar Hashim di Ritz Carlton Hotel, Jakarta Selatan, Selasa (10/12).
Hashim menjelaskan bahwa komitmen Indonesia adalah mengarahkan penggunaan energi menuju dominasi energi baru dan terbarukan (EBT) mulai 2025 hingga 2040. Dalam periode tersebut, 75% pembangkit listrik diharapkan berasal dari EBT, sementara sisanya berasal dari sumber energi transisi, seperti nuklir sebesar 5 gigawatt dan gas alam atau LNG sebesar 22 gigawatt.
“Yang saya sampaikan adalah kita akan memprioritaskan EBT dan energi transisi, bukan menutup semua pembangkit listrik batu bara,” tegas Hashim.
Pernyataan ini sekaligus menanggapi kritik dari beberapa pihak yang menilai target tersebut tidak realistis. “Kritik itu memang benar, target seperti itu tidak realistis, dan memang saya tidak pernah menyampaikan bahwa itu adalah komitmen pemerintah Indonesia,” tambahnya.
Hashim juga menekankan bahwa strategi energi nasional berpegang pada prinsip phase down atau pengurangan bertahap, bukan phase out atau penghapusan total. Hingga 2040, diperkirakan sekitar 103 gigawatt energi listrik akan dihasilkan dari kombinasi energi terbarukan dan energi transisi, termasuk gas alam.
"Yang kita menganut prinsip face down bukan face out ya. Itu yang mau saya sampaikan. 103 gigawatt yang akan dilakukan oleh industri listrik kita, PLN dan lain-lain itu adalah dari energi terbarukan dan energi transisi yaitu gas alam," pungkasnya. (H-3)
Anggota Komisi XI DPR Amin Ak peringatkan potensi kebocoran ekspor batu bara US$20 miliar akibat mis-invoicing yang rugikan APBN hingga Rp85 triliun.
NEXT Indonesia Center menyampaikan hasil riset dugaan praktik misinvoicing atau selisih pencatatan kepabeanan dalam kegiatan ekspor batu bara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menetapkan harga batu bara acuan (HBA) periode kedua April 2026 naik.
DPR dorong penggunaan rupiah dalam transaksi pembelian batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik nasional melalui skema Domestic Market Obligation (DMO).
Pemerintah Jepang memutuskan tidak memberlakukan pembatasan terhadap pembangkit listrik tenaga batu bara yang kurang efisien pada 2026.
Harga batu bara acuan periode I April 2026 turun ke 99,87 dolar AS per ton (Rp1,69 juta). Tekanan pasar global berlanjut, meski ESDM membuka opsi relaksasi produksi.
Pengamat energi Elrika Hamdi menilai kinerja positif PGEO menunjukkan industri energi panas bumi di Indonesia semakin mendapat tempat dalam bauran energi nasional.
Pengembangan PLTS dapat difokuskan pada optimalisasi potensi yang telah ada, termasuk PLTS terapung di waduk-waduk strategis serta peningkatan kapasitas pembangkit yang telah beroperasi.
PLN EPI mendorong pengembangan gasifikasi biomassa sebagai solusi percepatan program dedieselisasi, khususnya di wilayah terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik interkoneksi.
Di Kalsel potensi EBT diperkirakan mencapai 3.270 mega watt yang berasal dari energi tenaga surya, bayu, air, biogas serta biomassa.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Ernest Gunawan menyampaikan alokasi program mandatori B40 pada 2026 ditetapkan sebesar 15,646 juta kiloliter.
Fokus utamanya adalah penambahan kapasitas pembangkit listrik hingga 100 gigawatt, di mana 75% di antaranya ditargetkan berasal dari Energi Baru Terbarukan (EBT).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved