Guru dan Orangtua Tentukan Budaya Baca

Syarief Oebaidillah
13/10/2016 09:49
Guru dan Orangtua Tentukan Budaya Baca
(ANTARA/Umarul Faruq)

PERANAN guru dan orangtua sangat menentukan dalam membangun kesadaran budaya membaca. Salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah dengan memberi anak-anak (siswa) kesempatan yang lebih besar untuk terlibat dalam kegiatan membaca rutin.

Menurut Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Supriano, upaya pemerintah melalui Kemendikbud dalam menggerakkan minat baca siswa di sekolah mulai terlihat membuahkan hasil karena sudah direspons positif oleh pihak sekolah.

"Kebijakan yang dituangkan melalui Permendikbud No.23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti, yakni setiap sekolah wajib menerapkan kegiatan membaca buku 15 menit sebelum memulai pelajaran, mendapat respons positif," ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, kemarin (Rabu, 12/10).

Dijelaskan, guru dapat dilatih lebih jauh dalam membangun kesadaran (phonemic), bunyi atau suara (phonics), kelancaran membaca, penguasaan kosakata, dan keterampilan pemahaman teks.

Strategi pemahaman lain yang dapat digunakan, misalnya, dengan meminta anak untuk menebak atau merangkum teks bacaan sebelum, selama, dan sesudah membaca.

Membaca bermanfaat besar bagi pencapaian keterampilan membaca dan membantu membangkitkan kemampuan kognitif melalui pengembangan kosakata dan pengetahuan umum.

Hasil uji Programme for International Student Assessment membuktikan anak-anak yang menjadikan kegiatan membaca sebagai hiburan menunjukkan prestasi akademis yang lebih baik jika dibandingkan dengan anak yang tidak menjadikan membaca sebagai sarana hiburan.

Membaca juga mendatangkan manfaat akademis dengan meningkatkan keterampilan emosi, keterampilan sosial, dan membangun kreativitas.

"Orangtua dan guru terbukti mampu memengaruhi minat anak untuk membaca melalui motivasi dalam bentuk pengakuan, penghargaan, atau insentif," pungkas dia. (Bay/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya