Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
FILANTROPI Indonesia oleh pemerintah dinilai punya peran penting dan sudah menjadi bagian penguatan jejaring dan selaras dengan program-program pembangunan. Penegasan tersebut dikemukakan oleh Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa saat membuka Indonesia Philanthropy Festival (IPFest 2016) di Jakarta Convention Center (JCC), kemarin yang diselenggarakan 6-9 Oktober.
"Kemensos sendiri memiliki direktorat jenderal khusus yang mengadakan kemitraan, termasuk dengan para filantropis," ujar dia.
Hadir dalam acara itu Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf, serta Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bambang Sudibyo. Dalam kesempatan itu, filantropi Indonesia sebagai penggagas festival menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Bekraf, Baznas, serta BPJS Ketenagakerjaan.
Menteri Khofifah mengatakan pemerintah menganggap penting peran filantropi dalam tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals/SDGs) yang ditargetkan hingga 2030. Bahkan, filantropi menjadi salah satu dari empat pilar pendukung SDGs dari sisi dunia usaha. Tiga pilar lainnya ialah masyarakat, pemerintah, dan organisasi sipil.
Khofifah menjelaskan keuntungan bekerja sama dengan filantropi ialah pemerintah dapat memanfaatkan jangkauan jaringan yang luas, termasuk kawasan timur Indonesia, daerah perbatasan, daerah tertinggal, daerah terluar, hingga pulau-pulau terkecil dengan memanfaatkan kawasan bisnis para filantropi.
Filantropi biasanya dilandasi dan digerakkan oleh orang-orang dermawan yang suka memberi dan memiliki cita-cita untuk mengubah orang lain menjadi lebih baik.
Keseriusan pemerintah untuk bersama-sama bergerak dengan filantropi telah diintegrasikan dalam pembangunan nasional hingga daerah. Bappenas sebagai koordinator pelaksanaan program-program SDGs pun terus menggalang seluruh stakeholder.
Apresiasi
Pada hari kedua pelaksanaan IPFest 2016 itu, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menilai sangat positif event seperti ini bahkan sebagai salah satu pameran terbaik di Indonesia.
"Kami mengapresiasi dan berharap pameran filantropi ini dapat dilaksanakan setiap tahun atau dua tahun sekali, yang juga dilakukan di kota-kota besar lainnya agar dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan, LSM, organisasi, dan institusi lainnya untuk bisa berbisnis sembari melakukan hal yang berguna," ujarnya.
Melalui <>event ini, menurut Irwan, perusahaan juga bisa memublikasikan kegiatan sosial yang telah dijalankan dan dikemas secara menarik sehingga masyarakat luas juga tertarik untuk hadir.
Sementara itu, Ketua Baznas Bambang Sudibyo mengatakan secara khusus program Baznas untuk mencapai SDG's telah dituangkan dalam program Zakat on SDG's. Dengan demikian, diharapkan Baznas akan dapat mengoptimalkan peran minimal dalam enam bidang dari 17 tujuan SDG's terkait zakat.(Pro/Ros.H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved