Siswa SMK Diajak Lestarikan Budaya Batik

02/10/2016 14:48
Siswa SMK Diajak Lestarikan Budaya Batik
(Ist)

BATIK Funwalk bersama Kacang Garuda dan Yayasan Batik Indonesia Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional 2016, yang jatuh pada setiap 2 Oktober Kacang Garuda, sebagai salah satu produk kategori snack GarudaFood Group mendukung acara Hari Batik Nasional yang diselenggarakan Yayasan Batik Indonesia (YBI) dengan mengajak para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 27 Jakarta, untuk mencintai dan melestarikan budaya batik.

Melalui pelatihan tersebut sebelumnya telah dilaksanakan pada September 2016 dengan melibatkan puluhan siswa SMK 27 Jakarta dalam berkreasi membuat pola di atas kain, membatik, menjahit hingga menggunakan hasil karyanya sendiri pada puncak acara 'Jalan Gembira Batik Karya Saya' yang dilaksanakan di Jakarta.

Mayasari Sekarlaranti, Ketua Pelaksana Hari Batik Nasional 2016 YBI mengatakan kegiatan itu bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat khususnya generasi muda terhadap tradisi budaya membatik melalui pelatihan membatik yang hasilnya dipakai sendiri pada kegiatan FunWalk pada peringatan Hari Batik Nasional, Minggu (2/10).

"Rangkaian kegiatan itu telah kami laksanakan sejak Mei hingga Oktober 2016, dengan tujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan apresiasi dan rasa bangga siswa tingkat sekolah menengah di Jakarta terhadap batik sebagai identitas bangsa," katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (2/10).

Agus Afenlie, General Manager Marketing GarudaFood Group menambahkan, kegiatan itu merupakan sebuah tantangan bagi pihaknya dan YBI di saat generasi muda saat ini lebih bangga mengadopsi budaya negara asing daripada menyintai budaya sendiri.
"Kami berharap melalui program 'Batik Karya Saya' ini, dapat mendorong dan menggalang partisipasi generasi muda akan kepedulian terhadap keberadaan batik sebagai aset budaya yang berakar kepada keberagaman budaya setempat untuk dilestarikan dan dikembangkan. Melalui kegiatan ini, siswa juga dapat berperan aktif dan melakukan aksi nyata dalam upaya pelestarian batik sebagai warisan budaya bangsa yang memiliki nilai seni tinggi," ujarnya.

YBI ialah suatu lembaga nirlaba yang merupakan wujud dari persamaan kehendak para pecinta, perajin, pengusaha, dan pemerhati batik dalam melestarikan dan mengembangkan batik Indonesia. YBI juga merupakan mitra kerja pemerintah dengan misi sosial, budaya dan ekonomi dalam membina pengusaha/perajin batik daerah dan nasional.

Serangkaian acara yang diselenggarakan selain pelatihan kepada siswa SMK juga Batik Fashion Week 2016 dan Pameran Batik Indonesia Pusaka Dunia. (RO/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya