Calon Orangtua Perlu Belajar Parenting

MI
03/10/2016 10:10
Calon Orangtua Perlu Belajar Parenting
(THINKSTOCK)

SUAMI istri yang berencana memiliki anak perlu melakukan persiapan matang, tidak hanya soal finansial, tetapi juga pengetahuan tentang proses kehamilan dan tumbuh kembang anak.

Hal itu diungkapkan psikolog anak dan keluarga Roslina Verauli pada acara Prenagen Pregnancy Educational Journey (PPEJ) yang digelar merek susu Prenagen, di Jakarta, Sabtu (1/10).

"Pengetahuan memadai sangat perlu agar calon ayah dan ibu siap menyambut kehadiran si kecil. Mengikuti seminar-seminar bertema Parenting seperti ini sangat bermanfaat," ujarnya pada seminar edukasi yang diikuti ratusan suami istri itu.

Ia mengungkapkan kurangnya pengetahuan suami istri membuat banyak hal penting dalam proses kehamilan dan pengasuhan anak terlewatkan, antara lain peran suami dalam mendukung istri ketika hamil, saat istri melahirkan, dan ketika istri menjalani masa-masa awal sebagai ibu.

"Hasil penelitian menunjukkan stres berkepanjangan pada ibu hamil berdampak buruk pada janin. Suami tentu harus membantu menurunkan tingkat stres istri yang di masa kehamilan memang mengalami berbagai perubahan pada fisik dan psikisnya."

Penelitian ilmiah membuktikan ibu hamil yang mengalami stres berkepanjangan berisiko keguguran. Janin pun berisiko lahir dengan berat badan rendah.

Si bayi juga berisiko mengalami gangguan pernapasan dan pencernaan, kolik, gangguan tidur, dan mudah marah.

"Jadi, kalau anak di tiga tahun pertamanya rewel, coba diingat-ingat lagi, bisa jadi penyebabnya stres ibu di masa kehamilan," imbuhnya.

Seminar itu juga mengha-dirkan dokter spesialis kandungan Boy Abidin dan praktisi stimulasi anak Irene F Mongkar sebagai pembicara.

Selain seminar, kegiatan PPEJ menghadirkan kelas-kelas edukasi bertema khusus, seperti persiapan kehamilan, menyusui, dan nutrisi sehat. (Nik/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya