Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCAIRAN dana bantuan sosial nontunai diupayakan akan terintegrasi dalam satu kartu yang dinamakan Kartu Bisa. Kartu itu dapat dipakai untuk ATM dan satu kartu (satu akun) untuk mewadahi bermacam bantuan, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan LPG 3 kilogram, serta kartu Indonesia pintar (KIP) dari Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam kesempatan peresmian elektronik Warung Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama Program Keluarga Harapan (e-Warong KUBE PKH) di Kantor Kelurahan Sumber Kecamatan Wono Asih, Kota Probolinggo, akhir pekan, tujuan Kartu Bisa ialah agar penyaluran bantuan sosial lebih holistis.
"Nantinya, pencairan bansos yang berasal dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) juga terintegrasi dalam kartu tersebut," ujarnya.
Khofifah menambahkan penerima bantuan PKH dapat langsung menggunakan Kartu Bisa untuk berbelanja kebutuhan hidup, seperti di e-Warong KUBE PKH yang didirikan para penerima PKH. Dengan adanya simbiosis itu, para penerima bansos PKH juga bisa mendapatkan manfaat. Selain bisa berbelanja, mereka bisa mendapatkan sisa hasil usaha e-Warong KUBE PKH.
E-Warong merupakan program baru dari Kemensos. Keberadaan e-Warong menjadi solusi atas pencegahan berbagai praktik penyelewengan dalam penyaluran bansos secara nontunai kepada masyarakat miskin.
"Harga jual barang kebutuhan pokok di e-Warong jauh lebih murah. Kartu telah dikunci besarannya untuk mengantisipasi sistem borong," imbuh Khofifah.
Ditargetkan, pada akhir tahun ini, akan ada e-Warong di 44 kabupaten/kota. Sejauh ini, e-Warong telah ada 23 kota. Di Kabupaten Probolinggo, jumlah penerima PKH ialah 22.553, sedangkan jumlah penerima PKH Kota Probolinggo ialah 6.026.
Penyaluran bantuan sosial secara nontunai termasuk subsidi kepada masyarakat diharapkan bisa tepat secara kualitas, tepat jumlah, dan tepat sasaran. "Kita juga berharap ini akan menjadi percepatan pemandirian masyarakat," tukasnya.
Sementara itu, pihak bank yang menjadi channeling untuk menyalurkan bansos ialah BNI, Mandiri, dan BTN untuk wilayah Jawa, Bali, dan Papua. Di luar wilayah tersebut, BRI akan menanganinya.
Laku pandai
Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Kemensos, Andi ZA Dulung, menambahkan pendirian e-Warong KUBE PKH dilatarbelakangi arahan Presiden untuk merumuskan bantuan subsidi secara nontunai.
"E-Warong KUBE PKH menjadi tonggak dimulainya era Laku Pandai sehingga penerima manfaat tidak lagi menjadi penonton dalam bantuan sosial, tetapi berperan aktif dalam pengelolaan bantuan sosial itu sendiri," ujar Andi.
Namun, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mengatakan belum semua penerima manfaat PKH terjangkau program kartu Indonesia sejahtera dan beras untuk rakyat sejahtera (rastra). "Karena masih terkendala perbedaan nama dan NIK sehingga menyulitkan registrasi," kata dia.(AB/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved