Podomoro University Jajaki Kerja Sama dengan Victoria

Syarief Oebadillah
26/9/2016 23:15
Podomoro University Jajaki Kerja Sama dengan Victoria
(Istimewa)

GUNA mencetak mahasiswa yang berkualitas di era global, Podomoro University terus menggenjot pelibatan dunia pendidikan tinggi internasional dan institusi lainnya sebagai mitra. Lebih dari itu, mahasiswa diharapkan mampu mahami berbagai ragam budaya dalam pergaulan global.

Hal itu diutarakan Rektor Podomoro University Cosmas Batubara pada konferensi pers bersama Menteri Pertanian Negara Bagian Victoria, Australia, Jaala Pulford di Jakarta, Senin (26/9).

"Kami selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi para mahasiswa dengan berbagai pengalaman untuk langsung berinteraksi dengan para pakar dari dalam negeri dan luar negeri sehingga memperkaya pengetahuan dan budaya yang beragam dalam pergaulan internasional," kata Cosmas Batubara.

Sebab itu,anjut Cosmas, pihaknya telah mendatangkan dosen tamu dari Bobsen College, salah satu sekolah kewirausahaan terbaik di Amerika Serikat. Kerja sama dengan institusi di luar negeri juga ditingkatkan dengan program magang. Ia mencontohkan mahasiswa program studi (prodi) Bisnis Perhotelan Podomoro University telah melanglang buana ke Asia, Eropa, dan Timur Tengah.

"Dengan magang itu, mahasiswa kami tidak hanya belajar ilmu pengetahuan atau akademik, melainkan juga budaya beragam negara lain untuk menjadi pembelajaran saling mengenal dan memahami budaya negara lain," ujarnya.

Terkait rencana kerja sama dengan negara bagian Victoria, Cosmas menyatakan itu bertujuan mendidik mahasiswa yang memiliki ketertarikan bidang kuliner yang sejalan dengan Prodi Bisnis Perhotelan.

"Kami menyambut baik kunjungan Victoria ini sekaligus penjajakan kerja sama pendidikan," ujarnya.

Sementara itu, Jaala Pulford mengatakan kehadirannya di Kampus Podomoro University sebagai wujud komitmen Pemerintah Negara Bagian Victoria untuk bekerja sama dengan sektor pendidikan dan perhotelan Indonesia dalam mengembangkan keunggulan kompetitif kedua belah pihak. Selain transfer ilmu pengetahuan dan keterampilan mengingat fokus Victoria terkait produksi pangan premium dan kebutuhan pengembangan pariwisata di Indonesia.

Dijelaskan pula, dalam produksi pangan premium seperti produk susu, keju, dan produk dairy lainnya terbukti semakin populer seiring dengan meningkatnya masyarakat kelas menengah dan tumbuhnya minat publik terhadap kafe dan budaya kuliner Indonesia.

Dalam kesempatan itu juga digelar demonstrasi memasak sejumlah chef yang menggunakan produk susu Australia.

Dosen Podomoro University Edvi Gracia mengatakan, acara demo tersebut juga diikuti antusias para undangan siswa sekolah kejuruan dan mahasiswa perhotelan dan pariwisata dari kampus perguruan tinggi lainnya di Jakarta. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya