Pelajar Indonesia Raih Penghargaan Lomba Penulisan oleh Kedubes AS
MI/Syarief Oebaidillah
01/9/2015 00:00
(Dok)
Sembilan pelajar dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang mengikuti lomba penulisan esai bertema tentang masalah lingkungan hidup, sosial dan budaya meraih penghargaan Kedubes AS di Jakarta. Penghargaan itu diberikan Atase Pers Kedubes AS John Johnson masing-masing kepada tiga siswa dari MAN 4 Jakarta, MAN Insan Cendikia Serpong, Tangerang, dan SMA Smart Ekselensia Parung, Bogor dalam jamuan makan siang di Jakarta, belum lama ini.
Dari rilis yang diterima pers,kemarin, menyebutkan para pemenang penulisan esai dari MAN 4 Jakarta, Munawar Aidil dengan judul "Mengatasi Kecemburuan Sosial antara Gojek dan Tukang Ojek Pengkolan", Putri Suryani dengan judul Rusaknya Hutan dan Permasalahan yang Menggunung dan Kevina Florensia dengan judul Kota Bersih dengan Pemain Basket Amatir, Belinda Azzahra berjudul Disiplin adalah Pedangnmu, Emosi adalah Lawanmu.
Kemudian, Qotrunnada Hamparan Melati ,Menjadi Agen Perubahan melalui 'Agent of Change T-Shirt', dan Hanif Saifurrahman,Obstructing the Hollow Poverty dari MAN Insan Cendikia, serta Insan Maulana (Kurangi Polusi, Selamatkan Bumi), M. Zikrur Rahman dan Wildan Khoirul Anam, dari SMA Smart Ekselensia. Panitia menerima dan menyeleksi lebih dari 100 tulisan esai dari para siswa yang bersekolah di MAN dan SMA tersebut. "Kami melihat para siswa dari tiga sekolah tersebut antusias untuk mengikuti lomba dan mereka cerdas mengungkapkan pandangannya dalam bentuk esai," kata Johnson yang disertai beberapa diplomat dan staf Kedubes AS.
Turut hadir dalam penyerahan penghargaan tersebut Direktur Lentera Foundation Dr Arisman, Ketua Umum Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) Mohammad Anthoni dan pimpinan ketiga sekolah tersebut. Menurut Johnson,Kedubes AS ingin memperkuat hubungan dengan sekolah-sekolah, para guru dan siswa antara lain melalui lomba tersebut yang dibuka beberapa waktu lalu khusus untuk tiga sekolah tersebut. Sebelumnya, Kedubes AS telah bekerja sama dengan Lentera Foundation dan PJMI menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya tentang jurnalistik dan media baru masing-masing untuk 30-40 siswa MAN 4, MAN Insan Cendikia dan SMA Smart Ekselensia.
Menurut dia, pihaknya memperoleh pengertian yang meningkat dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan tersebut. Para siswa pun mendapatkan pengetahuan umum tentang Amerika Serikat khususnya di bidang pendidikan dan kebudayaan. Dikatakan, Kedubes AS akan turut berpartispasi kembali dalam pelatihan dan lokakarya yang diadakan Lentera Foundation dan PJMI di Solo, Semarang dan Yogyakarta pada pertengahan September. Johnson menyatakan pihaknya akan mengutus beberapa diplomat AS untuk bertatap muka dan berdialog dengan para siswa dari pesantren. Dengan demikian, para diplomat akan mengetahui kebudayaan di luar Jakarta dan mengundang para siswa atau guru dari luar Jakarta untuk mengikuti acara-acara yang diselenggarakan Kedubes AS.
Kepala Sekolah SMA Smart Ekselensia July Siswanto mengatakan pihaknya merasa memperoleh tambahan pengetahuan, wawasan dan mitra dengan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti yang diadakan Kedubes AS dan organisasi-organisasi yang menghubungkannya. "Dalam kaitan ini kami memperoleh pengetahuan tentang Amerika dan ke depan kami ingin bekerja sama untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya aplikatif," kata July. Keikutsertaan para siswa dalam lomba penulisan esai misalnya merupakan pembelajaran dan mereka dapat menuangkan buah pikirannya dalam bentuk tulisan sesuai kaidah-kaidah bahasa Indonesia atau bahasa lain.(bay)