Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERATURAN Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Permen LHK) yang mengatur kebijakan terkait kantong plastik tidak gratis masih dibahas.
Kementerian LHK berserta pihak terkait, seperti Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Perlindungan Konsumen Indonesia, dan Kementerian Perdagangan masih terus membahas penetapan harga yang akan diterapkan pada kantong plastik.
Konsultasi terkait penetapan harga baru saja selesai dilakukan dengan pemerintah daerah yang selanjutnya akan dilakukan pembahasan dengan peritel dan beberapa organisasi terkait.
Artinya, masih banyak tahapan yang harus dilalui guna menetapkan harga kantong plastik.
Direktur Pengelolaan Sampah KLHK Sudirman mengungkapkan bahwa beberapa pertemuan masih harus dilakukan.
Pembahasan lebih lanjut dengan YLKI, PKI, Kementerian Perdagangan, dan NGO lainnya harus dilakukan.
"Faktor tataan hukum yang harus menemukan tataan yang pas masih belum menemukan kecocokan karena dari setiap kepala memiliki pemikiran yang berbeda-beda," ungkapnya saat dihubungi, kemarin.
Ia mengungkapkan, terkait dengan harga kantong plastik Ketua YLKI Tulus Abadi mendukung harga plastik sebesar Rp200.
Akan tetapi, ia meminta harga plastik bisa ditetapkan melebihi harga tersebut.
Karena itu, salah satu pembahasan yang cukup alot dalam Permen Plastik ialah penetapan harga beserta alirannya sehingga perusahaan dan konsumen tidak ada yang dirugikan.
"Yang alot bahas soal uang dari plastik itu lari ke mana," terangnya.
Tujuan utama KLHK, terangnya, menyadarkan masyarakat untuk peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan kantong plastik.
Sementara itu, Dirjen Penge-lolaan Sampah, Limbah, B3 KLHK Tuti Hendrawati M mengungkapkan target dari Permen Plastik ini akan segera diselesaikan akhir tahun ini.
Ramah lingkungan
Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mulai memperkenalkan kantong plastik ramah lingkungan yang berasal dari limbah tapioka dicampur bijih plastik kepada masyarakat.
Sekretaris Utama Batan Falconi Margono mengutarakan Batan sudah membuat proyek percontohan (pilot project) pemanfaatan plastik ramah lingkungan hasil riset Batan.
Plastik ini merupakan campuran limbah tapioka dan bijih plastik dengan komposisi 70:30 yang diradiasi dengan energi nuklir sehingga membentuk ikatan yang kuat.
"Memang sudah melakukan pilot project di Semarang, kami juga sudah MoU (kerja sama) dengan Wali Kota Semarang untuk pemanfaatan plastik ramah lingkungan ini," ujar Falconi di Jakarta, akhir pekan lalu.
(Ria/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved