TIM pelajar Indonesia mengukir prestasi pada ajang sains internasional Olimpiade Geografi Internasional (IGEO) Ke-12 yang berlangsung di Tver, Rusia, pada 10-17 Agustus dan 18-23 Agustus.
Pada ajang tersebut, para pelajar Indonesia menyabet 3 medali, dengan perincian 1 medali emas dan 2 medali perunggu. Medali emas diraih Andito J Adhyatma dari SMA Negeri 8 Jakarta dan dua medali perunggu diperoleh Asri H Giastuti dari SMA Negeri 1 Bogor dan Melinda Gularso dari SMA Kristen 7 BPK Penabur Jakarta.
"Tidak ada kata lain, rasa syukur dan bangga kami atas prestasi yang diraih para pelajar Indonesia di Rusia," ungkap Plt Direktur Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud Haris Iskandar di Kemendikbud, Jakarta, kemarin.
Kasubdit Peserta Didik Pembinaan SMA Kemendikbud Suharlan mengemukakan kendati tim geografi Indonesia baru empat kali ikut serta pada ajang IGEO, suatu kebanggaan bisa meraih medali emas. Apalagi, pembinaan dilakukan dalam waktu tidak lama.
"Kami mengapresiasi tim geografi Indonesia yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia," ujar dia.
Pemimpin Tim Olimpiade Geografi Indonesia Samsul Bachri menyampaikan peserta Indonesia mengikuti IGEO yang keempat kali ini untuk menstimulasi dan meningkatkan perhatian anak-anak muda dalam mempelajari geografi dan lingkungan, serta memberikan landasan pemahaman yang kuat bagi para anak didik mengenai pentingnya geografi bagi pembangunan nasional Indonesia.
Rangkaian kegiatan IGEO dilanjutkan dengan ekskursi lapangan atau <>field trip pada 18-23 Agustus. Hal tersebut bertujuan memperkaya wawasan geografi dan lingkungan di luar Indonesia dengan cara melihat bukti-bukti empiris di lapangan atas teori yang dipelajari.
"Jadi, apa yang diperlombakan bisa langsung siswa lihat dalam konteks nyata dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Samsul.(Bay/H-2)