Berjemur Pagi Hari Cegah Limfoma

16/9/2016 10:45
Berjemur Pagi Hari Cegah Limfoma
(Ist)

SINAR matahari pagi diketahui banyak membawa manfaat kesehatan. Salah satunya, membantu pencegahan limfoma (kanker kelenjar getah bening).

"Sinar matahari pagi pukul 08.00-09.00 bagus karena banyak mengandung vitamin D. Manfaatkan dengan berkativitas di luar ruangan, dengan menggunakan baju tipis dan warna cerah agar membantu penyerapan sinar matahari," kata dokter konsultan hematologi dan onkologi RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Andhika Rachman dalam Media Health Forum menyambut peringatan Hari Limfoma Sedunia, di Jakarta, Kamis (15/9).

Demikian juga dengan perempuan yang menggunakan hijab, lanjutnya, pakailah hijab warna cerah sehingga membantu menyerap sinar matahari.

Tentang limfoma, Andhika menjelaskan, berdasarkan Global Patient Survey yang diadakan Lymphoma Coalition pada 2014, hanya 16% pasien limfoma yang didiagnosis dengan benar berdasarkan gejala awal yang mereka alami. Tingkat kesembuhannya mencapai 90% apabila ditangani sejak dini.

Menurutnya, limfoma tidak seperti kanker pada umumnya. Gejalanya pun kadang 'menipu'.

"Gejala umumnya bengkak pada leher, berkeringat di malam hari, dan demam. Namun, kadang gejala semacam itu seperti gejala sedang sakit flu. Seperti flu yang enggak sembuh-sembuh atau lama sembuhnya."

Di sisi lain, riwayat nutrisi tidak bagus, diet tidak seimbang, dan imunitas yang buruk menjadi pemicu terjadinya limfoma.

Para pasien lupus maupun HIV juga berisiko terkena limfoma karena terkait dengan masalah imunitas.

Lucia Erniawati dari PT Roche Indonesia, produsen obat kanker, menjelaskan di Indonesia limfoma menempati posisi ketujuh dalam daftar kanker terbanyak diderita.

Penyakit tersebut banyak ditemukan di daerah tropis. (Nda/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya