Semua pihak, terutama pemegang otoritas harus memastikan kekayaan Migas di Maluku, membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat Maluku. Apalagi Maluku memnyai 25 Blok Migas, 15 diantaranya telah digarap investor asing dan 10 blok sedang ditawarkan. Dengan kondisi itu,sebagai provinsi termiskin ke-4 di Indonesia seharusnya terhapus dengan peningkatan kesejahteraan. Maka,sejatinya Maluku tidak layak miskin.
Hal tersebut ditegaskan pendiri Archipelago Solidarity Foundation ,Engelina Pattiasina,melalui rilisnya kepada pers,kemarin. "Kami tegaskan, Maluku merupakan provinsi kelautan yang kaya akan ikan, sehingga pemerintah harus dikoreksi, jika ingin menjadikan Maluku sebagai lumbung beras," kata Engelina Pattiasina.Dia mengatakan itu, saat sambutan pada pengumuman pemenang lomba esai "Poros Maritim Berbasis Jalur Rempah" di Auditorium Universitas Pattimura Ambon, kemarin.
Engelina menyatakan, lomba esai itu merupakan respon terhadap hasil diskusi di Universitas Pattimura pada Desember tahun lalu. Kegiatan,lomba digelar bersama Unpatti, Undiar, IAIN Ambon dan LIPI Ambon. "Generasi muda Maluku mesti menyadari kalau Maluku merupakan pusaran jalur rempah dunia di masa lalu," ungkapnya. Sementara itu, para dewan juri Prof Mus Huliselan, Farida Hehanusa, Dr. Mariam Sangadji, Samuel Lenufna,, Abdul Manaf Tubaka,Msi, Dr. Semmy Touwe MA, Dr.Pieter Jacob Pelupessy , dan Dr.Izaak Tonny Matitaputty telah menyeleksi naskah peserta dan mengumumkan pemenang.
Di samping pengumuman lomba esai poros maritim, digelar pula nonton bareng film dokumentasi berjudul "Kabaressi" karya Christ Pelomonea dan didukung penuh Archipelago Solidarity Foundation.Sekitar 1.500 penonton meliputi guru, mahasiswa, dosen, LSM, peneliti dan wartawan serta aktivis pemuda. memadati auditorium Unpatti menyaksikan film yang menggambarkan keindahan, kekayaan, dan kejayaan Maluku. Adapun pemenang kategori pelajar juara harapan III diraih Ecklesia Danisa Pattikaihattu dari SMA N I SBB , dengan judul Maluku Negeri Surga dari Timur.
Harapan II, Sindi Marlen Tomasila dari SMKN I Ambon dengan judul Maluku Harta Karun Bangsaku, Harapan I diraih Maria Siak dari SMA Maria Mediatriks Ambon.Sedangkan juara pertama diraih Megy Pattiradjawane, dari SMAN I Taniwel, juara II, diraih Galatia Angwarmase, dari SMAN 6 Ambon dan juara 3, Asrul Ladongke, asal SMA N I Taniwel. Pemenang kategori mahasiswa, juara harapan III diraih Desia Beatriks Silaya dari Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon, juara harapan II Fakultas Perikanan Unpatti Ambon; juara harapan I, Muhammad Hariono dari Fakultas Ilmu Tarbiah dan Keguruan IAIN Ambon. Sedangkan Juara III, Kollin Lepuy dari Fakultas Fisip UKIM, Juara II Lipson Ambaria dari Fakultas Teknik Unpatti dan juara I diraih Rais Mahu Daru Fakultas Hukum, Unidar dengan judul, Satu Langkah Maluku Menuju Kesejahteraan. Para pemenang mendapat hadiah dan sertifikat. (bay)