Baznas Realisasikan Kurban Digital

Dede Susianti
13/9/2016 08:00
Baznas Realisasikan Kurban Digital
(MI/Dede Susanti)

UNTUK pertama kalinya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menggelar kurban digital. Kegiatan itu digelar secara serentak di 18 provinsi dan puncak pelaksanaannya digelar di Provinsi Jawa Barat, tepatnya di Kampung Sampay, Desa Rabak, Kecamatan Rumpin, Bogor, kemarin (Senin, 12/9).

Provinsi lain yang melaksanakan kegiatan kurban digital di antaranya Sumatra Utara, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Sulawesi Utara, NTT, dan Bali.

Menurut panitia, lokasi-lokasi tersebut, termasuk Kampung Sampai, Kabupaten Bogor, dipilih karena merupakan daerah kantong kemiskinan, daerah rawan pangan, daerah terdampak bencana alam, serta kawasan tinggal kaum minoritas muslim. Diperkirakan, sebanyak 20 ribu warga menerima manfaat langsung program itu.

Di Kampung Sampay, seperti diungkapkan Kepala Desa Rabak, Suherman, banyak masyarakat yang kurang mampu. "Kampung Sampay ini IDT (inpres daerah tertinggal). Di sini serbasusah, lahan di sini tadah hujan," katanya.

Kehidupan dan kebiasaan warga di kampung itu pun tergolong unik. Warga masih memegang teguh aturan adat istiadat. Sebagian besar penduduk berpenghidupan dengan menjadi pemecah batu.

Karena itu, program Kurban Baznas di kampung tersebut pun mendapat sambutan baik. Terlebih banyaknya jumlah hewan kambing yang disembelih, yakni 50 ekor.

Daging kurban dibagikan kepada 400 kepala keluarga di empat kampung, yakni Kampung Sampay, Sampay Komplek, Sampay Girang, dan Sampay Pabuaran.

Direktur Amil Zakat Nasional, M Arifin Purwakananta, mengatakan, dalam hal ini pihaknya atau Baznas berperan sebagai penyampai amanat.

Dia menjelaskan, kurban gigital merupakan sebuah program yang digagas dan belum lama diluncurkan dalam rangka menyambut Idul Adha 1437 Hijriah.(DD/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya