Wartawan MI Nominasi Kusala Sastra

MI
09/9/2016 07:20
Wartawan MI Nominasi Kusala Sastra
(Wikipedia)

BUKU puisi Pendidikan Jasmani dan Kesunyian karya wartawan Media Indonesia Beni Satryo masuk nominasi ajang penghargaan kesusastraan Indonesia, Kusala Sastra Khatulistiwa 2016.

Untuk kategori itu, Beni bersaing dengan sejumlah sastrawan kenamaan seperti Esha Tegar Putra (Sarinah), Avianti Armand yang juga seorang arsitek (Buku Tentang Ruang), serta Dea Anugrah (Misa Arwah).

Dalam akun Facebook-nya, kemarin (Kamis, 8/9), Richard Oh, penggagas penghargaan tersebut, mengunggah daftar 10 besar karya terbaik Kusala Sastra Khatulistiwa tahun ini.

Untuk kategori prosa, buku karya sastrawan kenamaan AS Laksana Si Janggut Mengencingi Herucakra dan 0 karya Eka Kurniawan juga masuk nominasi. Selain itu, di kategori itu satrawan muda asal Lampung, Ziggy Zezyazeoviennazabrizkie, juga masuk nominasi.

Kusala Sastra Indonesia merupakan suatu penghargaan atas karya sastra terbaik para penulis Indonesia. Kusala Sastra merupakan penghargaan tahunan yang didgagas Richard Oh serta berbagai sponsor. Ajang itu semula bernama Khatulistiwa Literary Award (KLA) dan pertama kali diadakan pada 2000.

Namun, pada 2014 mulai diubah namanya menjadi Kusala Sastra. Hal itu dilakukan atas dasar adanya masukan dan kritik untuk menggunakan istilah Indonesia, terlebih sebagai wadah penganugerahan sastra Indonesia, sudah selayaknya menggunakan istilah Indonesia untuk menamai anugerah sastra tahunan itu.

Kusala Sastra diselenggarakan untuk mendukung kemajuan dunia sastra Indonesia, meningkatkan citra sastra Indonesia, dan menjadi bagian dari upaya peningkatan budaya baca di Indonesia.

Secara khusus, ajang itu bertujuan menggugah para penulis/sastrawan dan penerbit untuk terus menghasilkan karya-karya baru yang bermutu. Ajang itu menyeleksi karya-karya yang dihasilkan dalam kurun waktu 1 tahun.

Proses penilaian melalui 3 tahap penjurian, dan setiap tahapnya dinilai oleh tim juri yang berbeda. Proses seleksi dan hasil akhir sepenuhnya merupakan keputusan independen tim juri. Pihak penyelenggara tidak terlibat ataupun memengaruhi proses seleksi serta keputusan final tersebut.(Dio/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya