Suhu Ekstrem dan Bayi

07/9/2016 09:40
Suhu Ekstrem dan Bayi
(Ilustrasi)

STUDI anyar mengungkapkan paparan udara sangat panas atau sangat dingin kepada ibu hamil usia tujuh minggu dapat meningkatkan kemungkinan bayinya lahir prematur.

Dalam keadaan stres karena udara terlalu panas atau dingin, perkembangan plasenta akan terhambat atau aliran darah ke rahim berubah yang keduanya dapat menyebabkan persalinan dini.

"Penemuan kami mengindikasikan sebaiknya ibu hamil minim terpapar oleh temperatur ekstrem," ujar peneliti senior dari Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development (NICHD), Pauline Mendola. Kelahiran prematur di bawah 37 minggu dapat meningkatkan kematian janin, asma, masalah paru-paru, dan gangguan mental jangka panjang. Studi itu telah dipublikasikan di Journal Environmental Health Perspectives. (Dailymail/Ire/X-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya