Perpani Kabupaten Bogor Raih 1 Emas di Ganesha Open
MI/Faw
20/8/2015 00:00
(Dok)
MUHAMMAD HASAN meraih emas pada ronde nasional pelajar sesi ke dua, pada Kejuaraan Panahan Ganesha Open 2015, yang berlangsung di Lapangan Tenis Indoor Siliwangi, Jalan Menado, Kota Bandung, kemarin. Pelajar kelas 9, SMIT Ummul Quro ini, mewakili Perpani Kabupaten Bogor dalam event dua tahunan tersebut. Pelatih Perpani Kabupaten Bogor Budi Sartono mengatakan, pihaknya tidak menargetkan medali emas hanya ingin agar anak asuhnya merasakan bagaimana latihan dan pertandingan. "Suasana kompetisi itu penting dan bagaimana mereka bisa bermain dengan baik di bawah tekanan kompetisi. Alhamdulillah bisa meraih emas," ujar mantan atlet panahan nasional ini.
Terkait capaian emas ini, Hasan mengaku tidak menyangka, karena banyak peserta dari daerah lain yang lebih berpengalaman. Ada yang pernah berlaga di popda, porda dan popnas. "Ini berkat dukungan semua pihak, orang tua, guru, pelatih dan teman-teman," ujarnya. Hasan mengenal olahraga panahan di sekolahnya. Cabang olahraga panahan merupakan salah satu ektrakurikuler pilihan siswa di SMPIT Ummul Quro.
Sementara itu, Julkarnaen, S.Pdi, Wakil Kepala SMPIT Ummul Quro Bogor bidang kesiswaan yang hadir memberikan dukungan mengaku gembira atas pretasi Hasan. Meskipun mewakili Perpani Kabupaten Bogor, namun prestasi Hasan ikut mengharumkan sekolahnya. "Siswa bisa berprestasi dibidang apa saja yang digemarinya," katanya.
Disisi lain Ketua Panitia Pelaksana Ikhsan Firmansyah mengatakan, kejuaraan dilaksanakan mulai 18 sampai dengan 22 Agustus 2015, dan mempertandingkan tiga nmor yaitu ronde nasional, recurve, dan compound. Ikhsan mengatakan, dari setiap nomor yang dipertandingkan terdiri dari tiga kategori yaitu pelajar, mahasiswa dan umum. Setiap nomor yang dipertandingkan berjarak 18 meter atau sesuai dengan ketentuan kejuaraan nasional.
Ajang Ganesha Open ini merupakan even dua tahunan yang diadakan oleh unit kegiatan mahasiswa (UKM) panahan Pasopati ITB. Dilaksanakan sejak tahun 2002, pada tahun 2010, 2013 dan 2015 eventnya lebih besar yang diikuti pemanah-pemanah dari seluruh Indonesia. "Bahkan dari jumlah peserta juga peminatnya besar, tahun 2013 saja diikuti 298, tahun ini ada 365 peserta. Kami terpaksa harus menutup pendaftaran meski masih banyak pendaftar," katanya.(J3)