KEMENTERIAN Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) mengumumkan perguruan tinggi terbaik di Tanah Air berdasarkan akumulasi penilaian dari empat kriteria yang ditetapkan.
Peringkat perguruan tinggi terbaik itu diambil dari laporan perguruan tinggi pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi serta data eksternal Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT) per Desember 2014.
Dirjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristek Dikti Patdono Suwignjo mengatakan pemeringkatan perguruan tinggi yang dirilis mencakup perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Sayangnya, tidak ada PTS yang masuk jajaran 11 perguruan tinggi terbaik di Indonesia (lihat grafis).
Berdasarkan penilaian, dari lima besar universitas terbaik, Institut Teknologi Bandung (ITB) menempati urutan pertama perguruan tinggi terbaik di Indonesia. ITB diikuti Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta di urutan kedua dan Institut Pertanian Bogor (IPB) di urutan ketiga. Selanjutnya, Universitas Indonesia (UI) di posisi ke-4 dan posisi kelima diraih Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
"Ada PTS yang jadi terbaik nomor dua pada sisi kategori kualitas manajemen dan organisasi, tapi untuk penilaian secara keseluruhan PTS itu tidak masuk 11 peringkat perguruan tinggi terbaik," ucap Patdono saat dihubungi Media Indonesia, kemarin (Selasa 18 Agustus 2015).
Patdono menjelaskan peringkat disusun berdasarkan empat kriteria utama. Pertama menyangkut kualitas dosen dan sumber daya manusia, kedua kualitas manajemen dan organisasi, ketiga kualitas kegiatan kemahasiswaan, dan keempat kualitas penelitian dan publikasi ilmiah. Skor diberikan dari skala 1-4 per kategori.
Ia menjelaskan pemeringkatan perguruan tinggi terbaik itu perlu diketahui masyarakat untuk mendorong perguruan tinggi mengembangkan kapasitas akademik dan nonakademik mereka.
Di sisi lain, pemeringkatan perguruan tinggi juga bermanfaat bagi kampus yang meraih peringkat terbaik. Pasalnya, Kemenristek Dikti sudah menyiapkan sejumlah program pembinaan agar mereka dapat terus bersaing dengan perguruan tinggi terbaik di dunia.
Dorong riset Rektor ITB Kadarsah Suryadi menyatakan keberhasilan ITB jadi yang terbaik tak lepas dari kesempatan yang diberikan pada dosen untuk memublikasikan hasil-hasil penelitian mereka. ITB bahkan telah lama membentuk kelompok keahlian yang kini berjumlah 98 kelompok keahlian serta bermitra dengan kalangan nasional dan internasional.
Perwakilan Humas UGM Wiwit Wijayanti menyatakan prestasi UGM menjadi nomor dua disebabkan UGM aktif mendorong para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penelitian dan publikasi internasional melalui program hibah penelitian untuk dosen dan mahasiswa. (H-2)