Prostitusi Gay dari Forum Sosialisasi

MI
02/9/2016 09:00
Prostitusi Gay dari Forum Sosialisasi
()

PROSTITUSI gay yang melibatkan anak-anak salah satunya berasal dari forum sosialisasi yang diselenggarakan untuk mengedukasi masyarakat.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Asrorun Ni'am Sholeh mengungkapkan, melalui forum itu ternyata para germo memanfaatkannya untuk mengubah orientasi seksual anak-anak.

"Relasi antara germo dan korban salah satunya dibangun melalui sebuah forum, salah satunya forum mengenai HIV/AIDS. Ini sangat miris, karena di satu sisi, forum itu bertujuan baik, tapi kemudian kontennya dibelokkan untuk menumbuhkan sikap permisivitas pada seks menyimpang," kata Asrorun.

Karena itu, Asrorun meminta kepolisian dapat mengembangkan kasus prostitusi gay ini dengan mengusut mata rantai jaringan penyedia dan memidanakan kaum homoseksual yang memggunakan jasa prostitusi anak tersebut.

"Yang paling penting harus diputus mata rantainya dengan jaringan yang ada, karena ini sudah berjejaring bahkan ada komunitas. Salah satunya disebut dengan komunitas Gay Brondong," tutur Asrorun.

Saat ditemui terpisah, Skretaris KPAI Erlinda menyebut teknologi informasi dan media sosial modern menjadi modus baru bagi pelaku kejahatan tindak pidana perdagangan anak untuk mengiming-imingi korban.

KPAI mendorong Polri menangani kasus secara holistik termasuk mendeteksi penjualan anak secara daring.

Badan Reserse dan Kriminal Polri juga diminta tidak hanya mengenai pelaku dengan pasal pornografi ataupun undang-undang perlindungan anak.

"Masukkan pasal tindak pidana pencucian uang dari bisnis perdagangan anak yang dijalani agar para mucikari yang jahat ini bisa dikenakan sanksi berlapis bila perlu hukuman seumur hidup," imbuh dia.

Masifnya kasus eksploitasi dan perdagangan anak seharusnya dijadikan momentum untuk mendesak DPR segera mengesahkan Perppu 1/2016 tentang Perlindungan Anak menjadi undang-undang.(Gnr/Ind/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya