PILOT asal AS, Francis Gary Powers, dijatuhi hukuman 10 tahun penjara oleh pengadilan militer Uni Soviet. Ia dinyatakan bersalah karena bekerja untuk CIA setelah pesawat U-2 yang dikendarainya ditembak jatuh pada 1 Mei di ketinggian 68 ribu kaki di wilayah timur Moskow.
Uni Soviet menyatakan bahwa pesawat Powers memasuki wilayah udara Soviet dengan maksud mata-mata. Dalam sidang tersebut, Powers mengakui pesawat yang dikendarainya memang didesain untuk terbang tinggi dan jauh dari jangkauan tembak pasukan darat.
Pengakuan lainnya, Powers terbang dengan tujuan mencari area peluncuran roket milik Soviet. Powers melakukan penerbangan tersebut setelah menerima tawaran menggiurkan dari CIA.