PENYANYI kawakan Iwan Fals, 53, menghadiri kegiatan penanaman 10 ribu bibit mangrove di Pantai Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa barat, Jumat (14/8).
Bersama para fan yang tergabung dalam komunitas OI (Orang Indonesia), Iwan turut serta menanam bibit pohon pelindung pantai itu.
"Orang yang pintar ialah orang yang mencintai alam," seru Iwan dalam sambutannya.
Penanaman 10 ribu mangrove itu merupakan salah satu rangkaian acara Jambore Nasional OI yang diselenggarakan pada 15-17 Agustus 2015 di Bumi Perkemahan Sidomba, Kuningan, Jawa Barat.
Iwan pun berharap para penggemarnya yang tergabung di OI dapat terus aktif dalam pelestarian alam.
Dirinya merasa bangga dengan banyaknya informasi mengenai peran OI di sejumlah wilayah yang membantu masyarakat dalam melestarikan alam.
"Tentang alam, kita jangan hanya prihatin, tapi harus ada bukti nyata. Mangrove itu manfaatnya cukup banyak. Bukan kali ini saja OI bergerak seperti ini," kata Iwan yang hadir didampingi sang istri, Rosanna.
Pada kesempatan itu, Iwan juga mengungkapkan sebuah keinginan, yakni menggelar konser di atas laut.
"Sepertinya menarik jika saya konser di sini, di atas laut," kata pelantun lagu Bento itu.
Ia bahkan mengutarakan keinginannya tersebut secara rinci dan berharap konser itu benar-benar terealisasi.
"Nanti bisa panggungnya kita bangun di atas laut atau bisa juga konsernya di atas perahu. Doakan saya bisa melakukannya," kata laki-laki kelahiran Jakarta, 3 September 1961, itu disambut tepuk tangan para fan.
Menurutnya, selain menarik, konser di atas laut juga bisa menjadi penyemangat masyarakat untuk mencintai dan menjaga alam sekitar.
Pungut sampah Kelestarian lingkungan memang menjadi salah satu perhatian penyanyi bernama asli Virgiawan Listyanto itu.
Ia rajin mengajak para anggota OI untuk menjaga dan mencintai lingkungan.
Di mana pun menggelar konser, Iwan selalu menyeru penggemarnya untuk memunguti sampah dan bersih-bersih di sekitar lokasi pertunjukan.
Kecintaan Iwan terhadap lingkungan hidup juga dia tuangkan dalam album terakhirnya yang berjudul Keseimbangan.
Hampir semua lagu di album itu berisi ajakan untuk menyelamatkan lingkungan.
Melalui album itu, Iwan seperti ingin mengingatkan kita betapa kerusakan lingkungan sudah semakin parah dan bencana mengintai setiap saat. (H-3)