Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
LEWAT Paviliun Indonesia di ajang Milan Expo 2015, Italia, pengalaman tentang Indonesia dihadirkan komplet untuk lima indra. Tujuannya melekatkan ingatan orang-orang tentang Indonesia sehingga mereka tertarik datang ke Nusantara.
"Kebanyakan paviliun menjual kecanggihan teknologi. Mereka lupa bahwa di sebuah expo itu prinsipnya lima indra pengunjung terpuaskan," ujar Budiman Muhammad, Direktur Paviliun Indonesia, saat berbincang dengan wartawan Media Indonesia, Arif Hulwan, di Milan, Italia, Jumat (14/8).
Di sana, disajikan kuliner yang memanjakan indra pengecap. Menu andalannya nasi goreng dan satai ayam hasil kolaborasi juru masak Bogor Cafe, Hotel Borobudur, Jakarta, dan Restoran Desa di Amsterdam, Belanda.
Untuk indra penciuman, disediakan rempah-rempah di wadah-wadah yang menandai produk khas setiap wilayah Nusantara. Wadah untuk Aceh, misalnya, berisi cengkeh, kapulaga hijau untuk Kalimantan Selatan, dan buah pala untuk Papua.
Lagu-lagu daerah pun diputar demi memuaskan indra pendengaran meski sempat terkendala. Pasalnya, panitia mematok harga setiap lagu dengan alasan dana akan diberikan pada musikus asli.
Panitia menggunakan aplikasi pendeteksi lagu di ponsel.
Budi mencontohkan, penyanyi lagu Cublak-cublak Suweng yang terdeteksi aplikasi panitia ialah Melly Manuhutu, musikus pop asal Maluku.
"Selama mereka tidak bisa membuktikan uang itu diberikan kepada penyanyinya, kita enggak mau bayar. Sampai sekarang kita masih putar lagu-lagu," ujar dia.
Secara visual, beragam produk budaya disajikan. Pengunjung pun bisa menyentuh dan memainkan produk, termasuk gambang mini dan wayang.
Hingga Kamis (13/8), pengunjung Paviliun Indonesia yang luasnya 1.175 m2 dengan bermodalkan Rp80 miliar itu mencapai 788.900.
Milan Expo 2015 digelar sejak 1 Mei-31 Oktober yang diikuti 147 negara.
RI mengikutinya lewat Koperasi Pelestari Budaya Nusantara yang menggalang dana swasta.
Kontribusi pemerintah datang lewat izin penggunaan nama Indonesia yang dikeluarkan Kementerian Perdagangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved