Organisasi Guru Diminta Berkontribusi Cetak Profesionalisme

Syarief Oebaidillah
29/8/2016 02:05
Organisasi Guru Diminta Berkontribusi Cetak Profesionalisme
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

KEBERADAAN organisasi guru diharapkan mampu berkontribusi mencetak profesionalisme guru. Kendati hal ini tidak mudah mengingat jumlah guru mencapai 3 juta lebih.

"Sebagai mitra Kemendikbud kami minta organisasi guru yang ada turut berkontribusi mencetak guru profesional namun kita akui ini pekerjaan berat karena jumlah guru mencapai 3 juta lebih, tentu hal yang tidak mudah,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada seminar 'Peningkatan Kompetensi dan Perlindungan Hukum Profesi Guru' yang digelar Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) di Jakarta, Minggu (28/8).Turut hadir Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud Sumarna Surapranata.

Kendati berat, Mendikbud menegaskan profesionalisme setiap guru harus terus diupayakan sebagai amanah undang-undang yang harus diwujudkan.

Muhadjir menyatakan keberpihakan pemerintah terhadap guru sudah cukup baik dan optimal. Di antaranya dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada guru serta tunjangan profesi serta berbagai kebijakan lainnya.Walau diakui masih terdapat kekurangsempurnaan dalam pelaksanaannnya.

Mendikbud mengulangi harapannya agar organisasi profesi guru yang sudah ada bersama-sama berjuang untuk meningkatkan profesionalisme guru. Hemat dia, posisi guru bukan saja mereka yang di lembaga pendidikan formal seperti sekolah. Mereka, termasuk yang mengajar di lembaga pendidikan nonformal seperti lembaga kursus dan pusat kegiatan belajar masyarakat juga harus dipahami sebagai guru.

Dia meminta kalangan guru ini juga mesti profesional dan perlu ada upaya menjadikan mereka pofesional, seperti halnya guru-guru di sekolah.

Dirjen GTK Sumarna Surapranata menambahkan kehadiran Mendikbud dalam acara acara organisasi guru sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada organisasi guru sekaligus mitra pemerintah dalam memajukan bersama pendidikan di Tanah Air.

Dikatakan, pihaknya berupaya merangkul semua organisasi guru yang ada. Karena semua organisasi profesi guru memiliki wadah dan keanggotaan.

“Jadi kita tidak membeda bedakan organisasi guru. Kedudukan organisasi guru semua sama sebagai wadah dan wahana aspirasi guru di tanah air," tukas Pranata, panggilan akrab Surapranata.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya