Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK apa saya ada di dunia? Bagaimana seharusnya saya hidup? Pertanyaan itulah yang sering kali menggelayut dalam pikiran manusia. Di lain pihak, manusia hadir di dunia tentulah tidak pernah sia-sia. Selalu ada maksud Tuhan di dalamnya. Maksud yang paling terang dari semuanya ialah supaya manusia saling berfungsi, kepada diri ataupun manusia lain.
Inilah sebenarnya hakikat hidup yang banyak dilupakan manusia. Manusia kecenderungan untuk berlaku egois dan mementingkan diri sendiri. Lalu pertanyaan berikutnya, jika manusia berbuat salah dengan tidak berfungsi baik terhadap makhluk yang lain, apakah dia tidak punya tempat kembali? Apakah dia selalu bergelimang dosa dan tak terampuni?
Dari sinilah buku Your Sin is not Greater than God's Mercy; Optimis Hadapi Hidupmu Putus Asa bukan Dirimu karya seorang cendekiawan muslim Amerika Nouman Ali Khan.
Dalam mengawali buku setebal 280 halaman ini, Nouman Ali Khan membedah bagaimana seharusnya manusia berfungsi melalui penggambaran banyak hubungan, termasuk hubungan lebah dan bunga seperti yang difirmankan Tuhan dalam Alquran (hlm 1).
Dalam buku terbitan Noura ini, Nouman Ali Khan juga mampu meyakinkan bahwa agama ialah tempat kembali, dan Tuhan sebagai Mahacinta. Tuhan akan memaafkan kesalahan manusia asalkan mau bertobat. Bukanlah tepat perkataan manusia tidak punya harapan ketika sudah berbuat dosa. Itu ialah tanda keputusasaan. Lebih indah jika dikatakan bahwa dosa tidak lebih besar daripada diri manusia. Terlebih lagi, dosa-dosa tidak lebih besar daripada kasih sayang Tuhan (hlm 159).
Seorang penjaga tertidur, penjahat berhasil menyelinap masuk. Sama halnya ketika manusia lalai dalam mematuhi ajaran agama. Setan berhasil memasuki hati dan manusia pun berbuat kesalahan. Karena itu, manusia memerlukan seorang penjaga untuk bisa aman kembali dan mengunci pintu dengan lebih baik. Itulah istigfar dan tobat. Penjaga yang memperkuat pertahanan diri.
Begitulah salah satu gambaran cara Nouman Ali Khan menyampaikan dakwah Islam, terutama di kalangan anak-anak muda. Dia selalu menggunakan pendekatan tematis dalam menyajikan ajaran Alquran dengan tak lupa menyentuh isu-isu kontemporer. Konteks dengan masalah-masalah kekinian juga membuat dakwahnya diterima luas di kalangan awam. Selain mengaitkan tafsirnya dengan masalah-masalah kekinian, penjelasan Nouman Ali Khan pun sistematis, tidak bertele-tele, dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Buku ini berisi kumpulan ceramah Nouman Ali Khan yang diunggah ke Youtube lalu diterjemahkan dengan sedikit penyesuaian, tanpa mengubah maksud agar lebih nyaman dinikmati.
'Membaca buku ini, rasa kesendirian kita dikupas dan dikuliti secara perlahan-lahan. Sampai ketika kita mulai menyadari maknanya, kita mulai menemukan apa sebenarnya fungsi kita di dunia', begitu tulis Denny Siregar dalam lembaran awal buku ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved