Restorasi Gambut dengan Flora Lokal

26/8/2016 07:33
Restorasi Gambut dengan Flora Lokal
(Dok. MI)

PEMBUDIDAYAAN tanaman lokal di lahan gambut basah menjadi salah satu opsi merestorasi lahan gambut yang sudah telanjur rusak karena proses pengeringan.

Caranya dengan mengganti tanaman (revegetasi) yang tidak ramah gambut ke tanaman yang adaptif di lahan gambut.

Deputi Bidang Litbang Badan Restorasi Gambut Haris Gunawan mengatakan Badan Restorasi Gambut (BRG) sudah punya penggolongan komoditas lokal yang sesuai ditanam pada lahan gambut.

Salah satu unggulannya ialah sagu yang cocok tumbuh di lahan basah sekaligus memberi nilai ekonomis bagi masyarakat.

Ada juga pohon ramin yang cairan getahnya bernilai ekonomis tinggi yakni Rp25 juta per kilogram.

"Jadi kita punya potensi cukup besar, komoditas yang ramah gambut yang perlu kita kembangkan," ujarnya dalam diskusi terbatas bertema Restorasi gambut berbasis teknologi tepat guna dan tanaman lokal, di Jakarta, Kamis (25/8). (Ind/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya