Menko Baru Diharapkan Fokus Bangun Kemaritiman dan Kepariwisataan Kawasan Indonesia Timur

MI/Syarief Oebaidillah
13/8/2015 00:00
Menko Baru Diharapkan Fokus Bangun Kemaritiman dan Kepariwisataan Kawasan Indonesia Timur
()
Perombakan Kabinet Kerja di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo mendapat apresiasi sejumlah kalangan. Diantaranya mencuat harapan, terutama ditujukan kepada Menko Kemaritiman Rizal Ramli yang ditugaskan Presiden mengkoordinasikan bidang kemaritiman,kepariwisataan, perhubungan,dan ESDM. "Sesuai komitmen Presiden untuk memajukan bidang kemaritiman, maka wilayah Indonesia bagian Timur, khususnya Maluku, Papua, dan NTT mesti menjadi perhatian Menko Maritim ," kata tokoh daerah Maluku Enggelina Pattisiana kepada pers di Jakarta,Kamis (13/8).

Menurut Enggelina, Maluku, NTT, dan Papua merupakan wilayah garis depan yang berhadapan langsung berbatasan dengan Australia sehingga infrastruktur dan pelabuhan di wilayah itu layak dibangun dan diperbesar agar tumbuh zona ekonomi baru (free trade zone.). Dalam aspek lainnya, perhatian dunia khususnya pergeseran ekonomi yang lebih ke Pasifik Selatan yang kaya sumber Migas dan ikan yang luar biasa ."Di Maluku saja ada 25 Blok Migas dan 15 diantaranya sudah digarap investor asing. Ini harus berimplikasi positif bagi kemajuan Maluku dan kesejahteraan orang Maluku," kata puteri Maluku yang sangat peduli pada daerahnya itu.

Enggelina yang juga mantan anggota DPR RI dari FPDIP ini mengungkapkan, sejumlah tokoh Maluku menuntut diberikannya hak otonomi khusus (Otsus) Kelautan pada Maluku dengan kewenangan pengelolaan laut mengingat lebih 90 persen wilayah Maluku adalah lautan . Dia mengungkapkan di laut Maluku itu terkandung kekayaan yang luar biasa besar baik Migas maupun ikan. Namun hingga kini Provinsi Maluku malah termiskin keempat di Indonesia, karena dasar pemberian APBD adalah luas daratan dan penduduk."Ini tentu tidak adil,"tegas Direktur Archipelago Solidarity (Arso) Foundation tersebut.

Sebagai warga dan tokoh Maluku ia kini terus berupaya membangkitkan semangat kemajuan Maluku, Enggelina mengingatkan bahwa Maluku, NTT serta Papua, harus dientaskan dari kemiskinan dengan memberikan kewenangan pengelolaan laut. Ia juga menilai penunjukkan Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman, sangat tepat mengingat pengalaman dan kapasiitas Rizal Ramli sudah teruji. "Namun, dia harus memahami persoalan kemaritiman yang berdimensi luas dan menyangkut bidang lain seperti ESDM, perhubungan, otonomi daerah dan pariwisata,"cetusnya.

Karena Menko Maritim juga mengkoordinasi bidang pariwisata, Enggelina meminta agar sektor ini digalakkan, terutama pariwisata di wilayah Indonesia bagian Timur seperti Maluku yang belum digarap maksimal. "Pariwisata itu menjadi jendela Indonesia bagi dunai luar, Menteri Pariwisata harus diingatkan untuk bekerja keras bagaimana mempromosikan potensi wisata dan mengelolanya bagi kepentingan bangsa dan rakyat di daerah," tegasnya.(Bay)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya