Kemenag Diminta Membuka Daftar Travel Haji dan Umrah

Indriyani Astuti
25/8/2016 20:02
Kemenag Diminta Membuka Daftar Travel Haji dan Umrah
(MI/Galih Pradipta)

ANGGOTA Komisi VIII dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Maman Immanulhaq meminta Kementerian Agama (Kemenag) membuka data travel haji dan umrah yang resmi terdaftar atau travel yang diduga melakukan praktik memalsukan dokumen secara ilegal untuk memberangkatkan jemaah haji asal Indonesia melalui negara lain.

Apalagi, sambungnya, ada informasi yang beredar salah satu pemilik travel tersebut memiliki kekerabatan dengan salah satu petinggi Kemenag.

"Apalagi ada infromasi bahwa salah satu pemilik travel adalah adik dari seorang petinggi di Kemenag. Ini harus diusut jangan sampai ada oknum di Kemenag apalagi eselon tinggi membiarkan praktik seperti ini," katanya di Jakarta, Kamis (25/8).

Dengan demikian, menurut Maman, penegak hukum dapat segera mengusut kasus tersebut.

Menurut dia, panjangnya daftar tunggu kuota haji di Indonesia dimanfaatkan oleh mafia perjalanan haji. Karena itu, Kemenag diminta meningkatkan komunikasi dan diplomasi dengan Pemerintah Arab Saudi melalui hubungan luar negeri. Begitu pula pengawasan jemaah haji dengan memprioritaskan jemaah yang belum pernah berhaji.

"Jangan sampai ada yang berangkat haji tiap tahun, sementara ada yang menunggu sampai bertahun-tahun. paling tidak 10 tahun sekali waktunya, termasuk anak yang belum akil balig jangan diberangkatkan dulu, beri kesempatan pada yang tua," tukasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya