Olga Lydia Senang Jadi Biarawati

Cornelius Eko Susanto
13/8/2015 00:00
Olga Lydia Senang Jadi Biarawati
(MI/ANGGA YUNIAR)
SEUSAI terlibat dalam pertunjukan teater dalam pertunjukan Monolog 3 Perempuan garapan Happy Salma, Olga Lydia kembali ikut serta dalam pertunjukan teater. Kali ini kegiatan teater yang diikuti lajang berusia 38 tahun itu ialah sebuah proyek besar untuk mengenang 50 tahun peringatan The Sound of Music garapan grup teater asal London, Inggris.

Di pentas itu, Olga ditawari untuk memerankan seorang biarawati. Kendati tidak tampil dalam semua seri pertunjukan itu, alumnus Fakultas Teknik Sipil Universitas Parahyangan, Bandung, tersebut, mengaku senang mendapat tawaran itu. "Wah, aku beruntung sekali bisa diselundupin ke panggung ini. Aku sangat menyukai teater dan aku belum pernah tergabung dengan proyek yang perlengkapan kostum dan propertinya saja sampai 10 kontainer seperti ini," sebut Olga dalam konferensi pers The Sound of Music, di Jakarta, kemarin.

Olga mengaku belum mengetahui seberapa banyak dia muncul di panggung musikal itu. Namun, jika dihitung, wanita bertubuh langsing itu membenarkan ia tak akan begitu banyak muncul seperti peran Louisa yang akan dibawakan Shaquilla Rahmadina, artis cilik berusia 11 tahun. Yang jelas, kata dia, saat memerankan biarawati, dia bakal tampil dalam adegan pembuka.

Dalam pentas yang syarat adegan menyanyi dan menari itu, Olga diceritakan akan membantu keluarga Von Trapp kabur dari kejaran Nazi. "Latihannya kira-kira tiga minggu sebelum pertunjukan, tetapi saya hanya tampil dalam satu show. Untuk scene persisnya saya belum tahu karena belum latihan. Kalau dihitung, ya, bagian nyanyi di depan kemudian saat pernikahan Maria, lalu saat Maria dan keluarga Von Trapp kabur," kata Olga.

Olah vokal
Olga mengaku dirinya tidak dituntut mencapai suara asli yang oktafnya jauh di atas dirinya. Namun, untuk akting dan menari, Olga mengakui mendalaminya lebih banyak. "Mereka enggak menuntut suara yang tinggi karena itu nyanyinya juga bareng-bareng dan aku enggak ada yang bagian menyanyi sendiri, tetapi untuk akting dan nari iya," tambah Olga.

Bagi Olga Lydia, tampil di atas panggung teater dan musik sangat berbeda dengan ketika akting di depan kamera. Energi dan semangat yang dibentuk membuat Olga semakin tertarik mempelajari seni ini lebih jauh. Pementasan broadway The Sound of Music itu merupakan upaya mengenang film musikal legendaris The Sound of Music, yang rilis pada 1959.

Film tersebut mengisahkan memori kehidupan Maria von Trapp pada 1930-an yang berhasil menyentuh cara pandang kehidupan tujuh anak dari Kapten Von Trapp. Pentas pertunjukan teater musikal asal London tersebut, menurut rencana, akan diselenggarakan pada 6-18 Oktober di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta. Harga tiketnya dibanderol mulai Rp720 ribu sampai Rp2.775.000.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya