Kampanye Islam Moderat,Ulama dan Dai Asia Tenggara Kumpul di Indonesia
MI/Syarief Oebaidillah
11/8/2015 00:00
(Dok)
Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara menggelar Pertemuan Ilmiah Internasional pertama di Indonesia. Acara tersebut digelar di Lembang,Jawa Barat dan di tutup di Balai Kartini Jakarta, Selasa malam (11/8). Ketua Ikatan Ulama dan Dai Asia Tenggara, M Zaitun Rasmin dalam kesempatan itu menyatakan bahwa tujuan kegiatan tersebut agar para ulama dan dai lebih memahami maksud dan tujian dari ajaran Islam yang hakiki.
"Kita ingin menunjukan wajah Islam yang moderat dan santun dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan,"kata M Zaitun Rasmin yang juga Wakil Ketua MUI Pusat Bidang Luar Negeri. Menurut Zaitun kegiatan ini baru pertama kalinya digelar dihadiri perwakilan ulama seluruh Indonesia dan sejumlah ulama dari negara di Asia Tenggara dan Timur Tengah itu.
Sementara Syaih Kholil bin Abdullah Al Hamid selaku Pembina Pertemuan Ilmiah Ulama & Dai Asia Tenggara menyatakan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara tersebut.Ia juga menegaskan pentingnya ajaran Islam moderat terus digaungkan dalam kerangka Islam yang rahmatan lil alamin.
"Forum ini penting dan strategis dalam membina ulama dan dai menggunakan metode pemahaman yang Islam yang moderat "cetusnya. an lil alamin. Dalam kesempatan itu,Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan saat ini bangsa Indonesia berada dalam krisis kepemimpinan ulama sehingga Islam dilekatkan dengan aksi teror, intoleran dan lain sebagainya.
Bila tidak dilandasi Alquran dan Hadits, menurut Bachtiar, maka setiap persoalan akan dihadapi dengan amarah yang berujung dengan tindak dan aksi kekerasan. Seharusnya umat Islam dapat tampil elegan dan damai dalam menyikapi setiap persoalan bangsa. Acara penutupan Pertemuan Ilmiah Internasional Ulama dan Dai Asia Tenggara tersebut diisi dengan rangkaian acara pengesahan pernikahan massal yang sudah dilakukan sebelumnya sebanyak 50 pasang. Juga lomba menghafal Alquran dan Hadits.